Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dengan Membangun Perpustakaan Digital di Tapal Batas
Senin, 26 Februari 2024 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
BRI sebagai perusahaan di bawah Kementerian BUMN berupaya menjalankan amanat perundang-undangan, untuk memenuhi TJSL. Implementasi dari TJSL ini dilaksanakan melalui program #IniSekolahku BRI Peduli, berupa bantuan renovasi gedung sekolah dan pembuatan perpustakaan digital di Sekolah Tapal Batas 3T (Tertinggal, Terluar, Terpencil) SDN 006 Meral, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Sekolah Dasar ini terletak di kawasan perbatasan dengan Singapura dan Malaysia.
Melalui upaya yang dikerjakan selama periode 2022, program #IniSekolahku BRI Peduli telah memberikan dampak sosial yang signifikan. Hasil ini terlihat dari Social Return on Investment (SROI) yang mencapai 8,07 atau di atas 1, yang menunjukkan adanya dampak positif dari program ini bagi masyarakat.
Perhitungan SROI dari program #IniSekolahku BRI Peduli ini disusun oleh PT Dampak Sosial Indonesia (SOCIALIMPACT.ID), sebagai salah satu tolak ukur besar dampak nilai sosial dan keberhasilan kegiatan.
Perhitungan SROI dilakukan melalui penelitian selama kurun waktu 23 - 28 Agustus 2023 di SDN 006 Meral, Pendekatan evaluatif digunakan untuk memahami dampak investasi yang diberikan oleh perusahaan serta kebutuhan sosial di lokasi program.
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total investasi sekitar besar Rp843 juta dari BRI untuk Program TJSL Sekolah Tapal Batas 3T SDN 006 Meral dalam 1 periode tahun 2022 menghasilkan nilai sosial sebesar Rp8,07 untuk setiap Rp1 yang diinvestasikan.
Founder and Director PT Dampak Sosial Indonesia, Rio Zakarias Widyandaru, mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi Program TJSL yang dilakukan BRI Peduli di SDN 006 Meral sebagai salah satu upaya pemerataan pendidikan khususnya di wilayah perbatasan Indonesia
Tidak hanya fokus pada penguatan pendidikan berupa renovasi gedung sekolah saja, BRI Peduli juga mendukung strategi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Digitalisasi Pendidikan dengan membuat perpustakaan digital di di Sekolah Tapal Batas 3T SDN 006 Meral, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.
Dengan dua fokus utama tersebut, dampak positif yang banyak dirasakan oleh guru dan tenaga pendidikan di SDN 006 Meral meliputi; pertama, penghematan anggaran media belajar yang sebelumnya menggunakan perangkat pribadi guru. Kedua, terciptanya lapangan pekerjaan dari guru yang bertambah dan ketiga, peningkatan pengetahuan dari sertifikasi serta pelatihan dan BIMTEK oleh dinas.
Melalui upaya yang dikerjakan selama periode 2022, program #IniSekolahku BRI Peduli telah memberikan dampak sosial yang signifikan. Hasil ini terlihat dari Social Return on Investment (SROI) yang mencapai 8,07 atau di atas 1, yang menunjukkan adanya dampak positif dari program ini bagi masyarakat.
Perhitungan SROI dari program #IniSekolahku BRI Peduli ini disusun oleh PT Dampak Sosial Indonesia (SOCIALIMPACT.ID), sebagai salah satu tolak ukur besar dampak nilai sosial dan keberhasilan kegiatan.
Perhitungan SROI dilakukan melalui penelitian selama kurun waktu 23 - 28 Agustus 2023 di SDN 006 Meral, Pendekatan evaluatif digunakan untuk memahami dampak investasi yang diberikan oleh perusahaan serta kebutuhan sosial di lokasi program.
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total investasi sekitar besar Rp843 juta dari BRI untuk Program TJSL Sekolah Tapal Batas 3T SDN 006 Meral dalam 1 periode tahun 2022 menghasilkan nilai sosial sebesar Rp8,07 untuk setiap Rp1 yang diinvestasikan.
Founder and Director PT Dampak Sosial Indonesia, Rio Zakarias Widyandaru, mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi Program TJSL yang dilakukan BRI Peduli di SDN 006 Meral sebagai salah satu upaya pemerataan pendidikan khususnya di wilayah perbatasan Indonesia
Menghemat Anggaran Pendidikan
Tidak hanya fokus pada penguatan pendidikan berupa renovasi gedung sekolah saja, BRI Peduli juga mendukung strategi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Digitalisasi Pendidikan dengan membuat perpustakaan digital di di Sekolah Tapal Batas 3T SDN 006 Meral, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.
Dengan dua fokus utama tersebut, dampak positif yang banyak dirasakan oleh guru dan tenaga pendidikan di SDN 006 Meral meliputi; pertama, penghematan anggaran media belajar yang sebelumnya menggunakan perangkat pribadi guru. Kedua, terciptanya lapangan pekerjaan dari guru yang bertambah dan ketiga, peningkatan pengetahuan dari sertifikasi serta pelatihan dan BIMTEK oleh dinas.
Lihat Juga :