Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UPM Pamerkan Produk Usaha Rakyat di Saung Rahayat 2024
Sabtu, 09 Maret 2024 - 17:22 WIB
loading...
Melalui Program Community Development (Comdev), mahasiswa UPM memamerkan produk-produk UMKM dalam kegiatan Saung Rahayat 2024 di Kuningan, Jawa Barat, Rabu (6/3/2024). Foto/Ist
A
A
A
KUNINGAN - Universitas Prasetiya Mulya (UPM) terus meneguhkan komitmennya sebagai salah satu kampus bisnis terbaik untuk memajukan UMKM . Salah satu upaya itu dilakukan UPM dengan mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah untuk bisa naik kelas. Kali ini UPM berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan Jawa Barat.
Melalui Program Community Development (Comdev), ratusan mahasiswa UPM mendorong UMKM untuk naik kelas. Sebagai bentuk nyata Comdev, produk-produk UMKM ditampilkan dalam kegiatan Saung Rahayat 2024, di Open Space Gallery – Kuningan, Rabu (06/07/2024).
Menurut Ketua Kelompok Pendamping Kabupaten (Saung Rahayat 2024) Program Community Development Universitas Prasetiya Mulya, Jusufenzo Tjoitang mengatakan, acara ini merupakan puncak dari kegiatan kuliah kerja nyata. Melalui acara ini, mahasiswa berharap dapat menginspirasi dan memperkuat pemberdayaan masyarakat Kabupaten Kuningan.
Baca juga: Peduli Kelestarian Lingkungan, Universitas Prasetiya Mulya Tanam 1.454 Bibit Mangrove
Melalui acara ini, lanjutnya, mahasiswa berharap dapat menginspirasi dan memperkuat pemberdayaan masyarakat Kabupaten Kuningan. “Sebagai salah satu universitas bisnis terbaik di Indonesia, Universitas Prasetiya Mulya tak berhenti berupaya menciptakan iklim kewirausahaan pada masyarakat. Salah satunya, melalui program bernama Community Development. Dalam program ini, kami melibatkan para mahasiswa secara langsung ke dalam proses pengembangan bisnis mitra UMKM yang ada di suatu wilayah,” ujarnya.
Dalam program Comdev tahun ini, lanjut Jusufenzo, 98 mitra UMKM, 28 desa binaan, dan 1 industri kopi di wilayah Kabupaten Kuningan, dilibatkan untuk pembinaan selama 20 hari secara intensif. Saung Rahayat 2024, lanjutnya, merupakan puncak acara yang menjadi ajang unjuk hasil pendampingan dan pengembangan mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya kepada mitra UMKM, desa, serta industri.
Dalam acara ini, digelar rangkaian kegiatan pemberdayaan ekonomi kreatif dan festival rakyat dengan objektif untuk memaksimalkan potensi daerah, termasuk UMKM, budaya, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui Program Community Development (Comdev), ratusan mahasiswa UPM mendorong UMKM untuk naik kelas. Sebagai bentuk nyata Comdev, produk-produk UMKM ditampilkan dalam kegiatan Saung Rahayat 2024, di Open Space Gallery – Kuningan, Rabu (06/07/2024).
Menurut Ketua Kelompok Pendamping Kabupaten (Saung Rahayat 2024) Program Community Development Universitas Prasetiya Mulya, Jusufenzo Tjoitang mengatakan, acara ini merupakan puncak dari kegiatan kuliah kerja nyata. Melalui acara ini, mahasiswa berharap dapat menginspirasi dan memperkuat pemberdayaan masyarakat Kabupaten Kuningan.
Baca juga: Peduli Kelestarian Lingkungan, Universitas Prasetiya Mulya Tanam 1.454 Bibit Mangrove
Melalui acara ini, lanjutnya, mahasiswa berharap dapat menginspirasi dan memperkuat pemberdayaan masyarakat Kabupaten Kuningan. “Sebagai salah satu universitas bisnis terbaik di Indonesia, Universitas Prasetiya Mulya tak berhenti berupaya menciptakan iklim kewirausahaan pada masyarakat. Salah satunya, melalui program bernama Community Development. Dalam program ini, kami melibatkan para mahasiswa secara langsung ke dalam proses pengembangan bisnis mitra UMKM yang ada di suatu wilayah,” ujarnya.
Dalam program Comdev tahun ini, lanjut Jusufenzo, 98 mitra UMKM, 28 desa binaan, dan 1 industri kopi di wilayah Kabupaten Kuningan, dilibatkan untuk pembinaan selama 20 hari secara intensif. Saung Rahayat 2024, lanjutnya, merupakan puncak acara yang menjadi ajang unjuk hasil pendampingan dan pengembangan mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya kepada mitra UMKM, desa, serta industri.
Dalam acara ini, digelar rangkaian kegiatan pemberdayaan ekonomi kreatif dan festival rakyat dengan objektif untuk memaksimalkan potensi daerah, termasuk UMKM, budaya, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.
Lihat Juga :