Wakil Ketua Komisi X DPR Potret Kondisi Literasi hingga Perpustakaan melalui Buku
Rabu, 20 Maret 2024 - 11:21 WIB
loading...
Peluncuran buku Darurat Literasi Indonesia: Urgensi Reformulasi Sinergi dan Kolaborasi. Foto/Perpusnas.
A
A
A
JAKARTA - Potret literasi dan kondisi perpustakaan di Indonesia terangkum dalam buku terbaru berjudul Darurat Literasi Indonesia: Urgensi Reformulasi Sinergi dan Kolaborasi. Penulisnya adalah Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih.
“Perpustakaan yang kurang memadai baik dari jumlah bangunan maupun koleksi, kebutuhan pustakawan yang juga masih kurang, sinergi program literasi, dan efektivitas penggunaan anggaran menjadi beberapa permasalahan yang terpampang nyata. Darurat literasi harus diatasi,” ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih saat peluncuran buku, dikutip Rabu (20/3/2024).
Baca juga: Pentingnya Mengenal Literasi Digital Sejak Dini
Politikus PKS ini menyebutkan, buku ini merupakan rangkuman dari hasil kerja Panitia Kerja Peningkatan Literasi dan Tenaga Perpustakaan (Panja PLTP). Pada masa persidangan I tahun sidang 2023-2024, Komisi X DPR RI telah menyelesaikan Panja PLTP.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) Adin Bondar mengatakan peluncuran buku ini merupakan langkah strategis menuju Indonesia Emas pada 2045.
“Kehadiran buku ini lahir dari semangat dan kerinduan reflektif dari seorang cendekiawan karena memang literasi dan kegemaran membaca bangsa kita masih perlu didorong agar hadir masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif, dan produktif,” ucapnya.
Baca juga: Literasi Digital Permudah Siswa Peroleh Sumber Belajar Secara Akurat
“Perpustakaan yang kurang memadai baik dari jumlah bangunan maupun koleksi, kebutuhan pustakawan yang juga masih kurang, sinergi program literasi, dan efektivitas penggunaan anggaran menjadi beberapa permasalahan yang terpampang nyata. Darurat literasi harus diatasi,” ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih saat peluncuran buku, dikutip Rabu (20/3/2024).
Baca juga: Pentingnya Mengenal Literasi Digital Sejak Dini
Politikus PKS ini menyebutkan, buku ini merupakan rangkuman dari hasil kerja Panitia Kerja Peningkatan Literasi dan Tenaga Perpustakaan (Panja PLTP). Pada masa persidangan I tahun sidang 2023-2024, Komisi X DPR RI telah menyelesaikan Panja PLTP.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) Adin Bondar mengatakan peluncuran buku ini merupakan langkah strategis menuju Indonesia Emas pada 2045.
“Kehadiran buku ini lahir dari semangat dan kerinduan reflektif dari seorang cendekiawan karena memang literasi dan kegemaran membaca bangsa kita masih perlu didorong agar hadir masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif, dan produktif,” ucapnya.
Baca juga: Literasi Digital Permudah Siswa Peroleh Sumber Belajar Secara Akurat
Lihat Juga :