Perkenalkan Septia Sari, Wisudawan Terbaik Sarjana Terapan ITS dengan IPK 3,82
Sabtu, 20 April 2024 - 10:00 WIB
loading...
Septia Pelita Sari, mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Departemen Statistika Bisnis ITS berhasil lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,82 dan menjadi wisudawan terbaik. Foto/Ist.
A
A
A
SURABAYA - Program sarjana terapan (D4) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meluluskan wisudawan terbaik. Dialah Septia Pelita Sari, mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Departemen Statistika Bisnis ITS yang lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,82. Dia akan diwisuda pada helatan Wisuda ke-129 di Graha Sepuluh Nopember ITS, Sabtu (20/4/2024).
Keinginan untuk terus menimba ilmu terpatri dalam diri mahasiswi yang akrab disapa Septi itu. Melalui program RPL, ia mengungkapkan alasannya melanjutkan studi ke Departemen Statistika Bisnis ITS karena pembelajaran yang lebih terspesialisasi ke dunia kerja. “Statistika yang dipelajari mengarah ke industri jadi lebih terbayang untuk karir ke depannya,” tambah Septi.
Dengan kegigihannya, penerima Beasiswa Cerdas Indonesia itu memanfaatkan kesempatan di ITS dalam mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja. Hal itu terbukti melalui capaian prestasi akademik yang gemilang dengan perolehan IPK yang tinggi tiap semesternya. “Puji syukur sejak semester pertama selalu masuk nominasi mahasiswa dengan IPK tertinggi,” tuturnya bangga.
Baca juga: Inovasi Mahasiswa, ITS Gagas Beton Ramah Lingkungan
Semangatnya tidak terhenti dalam bidang akademik saja, alumnus D3 Statistika Universitas Negeri Padang (UNP) itu juga sempat magang di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Keinginan untuk terus menimba ilmu terpatri dalam diri mahasiswi yang akrab disapa Septi itu. Melalui program RPL, ia mengungkapkan alasannya melanjutkan studi ke Departemen Statistika Bisnis ITS karena pembelajaran yang lebih terspesialisasi ke dunia kerja. “Statistika yang dipelajari mengarah ke industri jadi lebih terbayang untuk karir ke depannya,” tambah Septi.
Dengan kegigihannya, penerima Beasiswa Cerdas Indonesia itu memanfaatkan kesempatan di ITS dalam mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja. Hal itu terbukti melalui capaian prestasi akademik yang gemilang dengan perolehan IPK yang tinggi tiap semesternya. “Puji syukur sejak semester pertama selalu masuk nominasi mahasiswa dengan IPK tertinggi,” tuturnya bangga.
Baca juga: Inovasi Mahasiswa, ITS Gagas Beton Ramah Lingkungan
Semangatnya tidak terhenti dalam bidang akademik saja, alumnus D3 Statistika Universitas Negeri Padang (UNP) itu juga sempat magang di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Lihat Juga :