President University Siap Luncurkan Konsentrasi K-Wave di Festival Seoul Beats on Campus
Senin, 22 April 2024 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
“Lalu, kita akan datang ke berbagai konsernya, atau ke Korea Selatan untuk mengunjungi tempat syuting dan berbagai lokasi wisata lainnya, serta membeli aneka produknya. Itulah gelombang besar dari K-Wave,” sambungnya.
Dia melanjutkan, itu sudah terbukti bahwa banyak produk Korea Selatan yang kini mendominasi bukan hanya pasar Indonesia, tetapi juga dunia. Dia mengataan, faktor kunci dari keberhasilan K-Wave adalah inovasi.
“Inilah yang akan kita pelajari habis-habisan melalui konsentrasi K-Wave di Presuniv. Indonesia ingin industri kreatifnya berperan penting bagi perekonomian nasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, kita bisa belajar dari cara Korea Selatan mengorkestrasi K-Wave,” tuturnya.
Salah satu topik yang akan dipelajari dalam konsentrasi K-Wave adalah tentang BTS atau Bangtan Sonyeondan, boyband asal Korea Selatan. BTS memang fenomenal. Mereka menjadi satu-satunya grup band yang pernah diundang berpidato dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada 24 September 2018.
Dalam kesempatan tersebut, Kim Nam-joon alias RM, yang mewakili koleganya, mengatakan: “Cinta sejati dimulai dari mencintai diri kita sendiri.”
International Chancelor Presuniv Prof. Ki-chan Kim menjelaskan lebih jauh soal materi perkuliahan dalam konsentrasi K-Wave yang menawarkan semangat utama yang ditawarkan oleh BTS. “Pesan penting dari grup band ini adalah ‘cintailah dirimu sendiri, dan cintailah sesamamu’. Konsep utama dari pesan tersebut adalah persaudaraan atau brotherhood,” ungkapnya.
Semangat persaudaraan itulah yang menjadi inti dari pesan-pesan kemanusiaan atau humanity yang selalu disampaikan oleh BTS. “Konsep itulah yang membuat BTS disukai dan begitu populer di kalangan anak-anak muda. Popularitas BTS dan pesannya yang menginspirasi anak-anak muda itulah yang membuat BTS bahkan diundang untuk memberikan pidatonya di Sidang Umum PBB,” tutur Prof.Kim.
Dia melanjutkan, itu sudah terbukti bahwa banyak produk Korea Selatan yang kini mendominasi bukan hanya pasar Indonesia, tetapi juga dunia. Dia mengataan, faktor kunci dari keberhasilan K-Wave adalah inovasi.
“Inilah yang akan kita pelajari habis-habisan melalui konsentrasi K-Wave di Presuniv. Indonesia ingin industri kreatifnya berperan penting bagi perekonomian nasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, kita bisa belajar dari cara Korea Selatan mengorkestrasi K-Wave,” tuturnya.
Semangat BTS
Salah satu topik yang akan dipelajari dalam konsentrasi K-Wave adalah tentang BTS atau Bangtan Sonyeondan, boyband asal Korea Selatan. BTS memang fenomenal. Mereka menjadi satu-satunya grup band yang pernah diundang berpidato dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada 24 September 2018.
Dalam kesempatan tersebut, Kim Nam-joon alias RM, yang mewakili koleganya, mengatakan: “Cinta sejati dimulai dari mencintai diri kita sendiri.”
International Chancelor Presuniv Prof. Ki-chan Kim menjelaskan lebih jauh soal materi perkuliahan dalam konsentrasi K-Wave yang menawarkan semangat utama yang ditawarkan oleh BTS. “Pesan penting dari grup band ini adalah ‘cintailah dirimu sendiri, dan cintailah sesamamu’. Konsep utama dari pesan tersebut adalah persaudaraan atau brotherhood,” ungkapnya.
Semangat persaudaraan itulah yang menjadi inti dari pesan-pesan kemanusiaan atau humanity yang selalu disampaikan oleh BTS. “Konsep itulah yang membuat BTS disukai dan begitu populer di kalangan anak-anak muda. Popularitas BTS dan pesannya yang menginspirasi anak-anak muda itulah yang membuat BTS bahkan diundang untuk memberikan pidatonya di Sidang Umum PBB,” tutur Prof.Kim.
Lihat Juga :