Guru Besar UIN Jakarta Sebut Hardiknas Jadi Momentum Perbaikan Pendidikan Tinggi

Kamis, 02 Mei 2024 - 13:43 WIB
loading...
Guru Besar UIN Jakarta...
Guru Besar UIN Jakarta, Tholabi Kharlie menilai, peringatan Hardiknas 2024 harus menjadi momentum melakukan perbaikan di lingkungan pendidikan tinggi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Peringatan Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) 2024 menjadi momentum untuk melakukan perbaikan di lingkungan pendidikan tinggi. Sejumlah persoalan yang mengemuka belakangan ini harus dijadikan bahan dasar untuk perbaikan menyeluruh pada semua level pendidikan, termasuk pendidikan tinggi.

Perbaikan ini untuk memastikan konsep Merdeka Belajar dapat berjalan lebih optimal. Guru Besar UIN Jakarta, Tholabi Kharlie, mengatakan kebijakan Merdeka Belajar yang digulirkan oleh pemerintah dapat menjadi instrumen untuk melakukan perbaikan di institusi pendidikan tinggi.

Menurut Tholabi, konsep “Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM) dapat menjadi pemantik perubahan mendasar di pendidikan tinggi. “Pelbagai catatan yang muncul di lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia dapat dipadupadankan dengan konsep MBKM untuk memantik perbaikan di pendidikan tinggi,” ujarnya usai memimpin upacara peringatan Hardiknas 2024 di UIN Jakarta, Kamis (2/5/2024).

Baca juga: Seleksi Mandiri UIN Jakarta Dibuka, Ini Tahapan Pendaftarannya

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) ini menguraikan, persoalan yang menjadi catatan publik terhadap pendidikan tinggi seperti integritas akademik harus menjadi skala prioritas untuk segera ditangani secara kolaboratif oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah telah menerbitkan sejumlah regulasi, namun persoalan tak kunjung usai. Dibutuhkan langkah simultan dan menempatkan pendidikan tinggi tak sekadar sebagai objek aturan, tapi juga harus dilibatkan dalam setiap perumusan kebijakan,” tambah Tholabi.

Menurut Pengurus Pusat Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) ini, dibutuhkan gerakan bersama untuk memastikan persoalan di lingkungan perguruan tinggi agar dapat segera diatasi.

“Seperti persoalan integritas akademik melalui praktik plagiasi, dibutuhkan langkah simultan yang bermuara dari kesadaran otonom. Pendidkan tinggi melahirkan tradisi akademik yang sehat dan berintegritas,” tegasnya.

Lebih lanjut pria yang juga menjadi pengurus Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU ini juga menyebutkan untuk menumbuhkan tradisi akademik yang sehat dan berintegritas dibutuhkan langkah dari hulu hingga hilir.

Dari sisi hulu dibutuhkan kesadaran bahwa riset merupakan aktivitas intelektual yang taat pada prinsip akademik yang ketat. “Kerja intelektual dasarnya prinsip akademik dan integritas dengan spirit menjaga nilai-nilai akademik. Tak boleh dicampuri oleh faktor atau anasir lainnya yang berpotensi menggerus idealitas akademik,” tegas Tholabi.

Persoalan integritas akademik yang diingatkan Tholabi ini relevan dengan kejadian di sejumlah perguruan tinggi tanah air. Belakangan ini mencuat sejumlah kasus di ruang publik terkait dengan integritas di lingkungan pendidikan tinggi.

Beberapa peristiwa itu menjadi polemik di tengah upaya penerapan MBKM di pendidikan tinggi. Padahal, MBKM dan persoalan integritas pendidikan tinggi memilliki irisan yang sama. “Ada irisan antara MBKM dengan akademik berintegritas,” tutup Tholabi.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Rekomendasi
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
PLN EPI-Pemprov DKI...
PLN EPI-Pemprov DKI Jakarta Olah Sampah Jadi Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved