Polemik KIP Kuliah Salah Sasaran, ITS Buka Layanan Pengaduan

Minggu, 12 Mei 2024 - 13:35 WIB
loading...
Polemik KIP Kuliah Salah...
DITMAWA ITS membuka layanan pengaduan penerima beasiswa KIP Kuliah yang tidak tepat sasaran. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Adanya mahasiswa penerima KIP Kuliah bergaya hidup hedon masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Selain verifikasi dan identifikasi, ITS pun membuka layanan pengaduan agar penyalurannya tepat sasaran.

Menanggapi isu KIP Kuliah salah sasaran ini, Ketua Subbagian (Kasubag) Layanan Mahasiswa dan Kesejahteraan Mahasiswa ITS, Friana Ekawati mengatakan, saat ini Direktorat Kementerian Mahasiswa (DITMAWA) ITS membuka layanan pengaduan penerima beasiswa KIP Kuliah yang tidak tepat sasaran.

Formulir daring yang dapat diakses lewat laman Instagram Ditmawa ini akan segera ditindak lanjuti untuk dipastikan kebenarannya. “Kami juga akan menjamin data pelapor tetap anonim selama penyelidikan lebih lanjut,” katanya, dikutip dari laman ITS, Minggu (12/5/2024).

Baca juga: Apakah Penerima KIP Kuliah Tetap Membayar UKT? Simak Penjelasan Lengkapnya

Data penyaluran KIP Kuliah di ITS pada 2023 lalu, sebanyak 459 mahasiswa ITS tercatat sebagai penerima KIP Kuliah Skema 1 dan 348 mahasiswa lainnya tercatat penerima KIP Kuliah Skema 2, dengan total pada tahun 2019 hingga 2024 mencatatkan angka 3.689 mahasiswa. Sedangkan, pada tahun ini, kuota pembiayaan KIP Kuliah telah mencapai 1.050 mahasiswa.

Friana mengungkapkan, verifikasi penerima KIP Kuliah telah mengikuti arahan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No 13 Tahun 2023 dan Peraturan Rektor ITS No 16 Tahun 2023.

“Verifikasi KIP Kuliah berupa harus terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Mahasiswa (DTKS), memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dan bukti gaji orang tua yang valid,” jelasnya.

Baca juga: Apakah Jalur Mandiri Bisa Pakai KIP Kuliah 2024? Begini Aturannya

Friana menuturkan, apabila ditemukan data yang meragukan, maka akan dilakukan inspeksi terkait kesesuaian data yang tertera di ajuan beasiswa KIP-K dan Sistem Pendataan Mahasiswa Baru (SIPMABA) ITS.
Data berupa level uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa yang telah disetujui oleh kepala departemen akan dibandingkan dengan berkas yang diunggah di laman KIP Kuliah. “Panggilan tatap muka juga akan dilakukan untuk memastikan pemeriksaan yang menyeluruh,” terangnya.

Selain itu, ITS juga melakukan pemeriksaan secara berkala setiap semester terkait data penerima beasiswa. Apabila mahasiswa yang terdata tidak mampu di awal pendaftaran dan kini dinilai telah cukup mampu secara finansial, maka akan dilakukan pemanggilan mahasiswa dan validasi ulang keadaan ekonominya.

“Bila terbukti telah mampu, maka mahasiswa tersebut diberikan pilihan untuk menggugurkan beasiswa tersebut atau ditanggalkan kesertaan beasiswanya oleh ITS,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Beasiswa PMDSU 2026...
Beasiswa PMDSU 2026 Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis Terintegrasi 4 Tahun
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Buka Pendaftaran Beasiswa SNBT 2026 untuk Calon Mahasiswa Baru
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
BPDP Buka Pendaftaran...
BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Berita Terkini
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved