Tur Virtual, Cara PTN Jatim Kenalkan Kampusnya
Rabu, 19 Agustus 2020 - 12:08 WIB
loading...
Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jatim mengenalkan keunggulan kampusnya melalui tur virtual. Foto/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Pandemi COVID-19 tak menyurutkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jatim untuk mengenalkan keunggulan kampusnya. Melalui tur virtual, mereka tetap bisa mengenalkan berbagai potensi pendidikan yang masih terus terjaga di tengah pandemi.
Salah satunya dilakukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan mengadakan tur virtual untuk program internasionalisasi. Mereka bekerja sama dengan PTN lainnya di Jatim. Melalui Direktorat Kemitraan Global (DKG) ITS mengadakan Online Joint Short Program berjudul East Java Exploration (EJx), mulai 15 Agustus-5 September mendatang.
Karena masih kondisi pandemi, sehingga kegiatan ini pun dilaksanakan secara daring. Tahun ini para peserta akan dibawa mengunjungi beberapa keunikan wisata di Provinsi Jatim melalui tur virtual, selain materi inti keunggulan masing-masing universitas. (Baca juga: Kemendikbud Tegaskan Klasterisasi Perguruan Tinggi Bukan Kompetisi )
Konsorsium yang telah dilaksanakan sejak 2017 ini merupakan bentuk kerja sama antara 10 PTN di Jawa Timur dengan lima perguruan tinggi di Australia Barat yang bergabung dalam konsorsium Western Australia East Java Universities Consortium (WAEJUC).
“Selama dua periode pelaksanaan EJx, ITS mendapat amanah sebagai koordinator program dalam bidang mobilitas,” kata Direktur DKG ITS Dr Maria Anityasari ST ME, Selasa (18/8/2020).
Ia melanjutkan, konsorsium ini hanya ditujukan untuk memayungi kerja sama Jawa Timur dan Australia Barat. Namun, Maria menjelaskan bahwa program ini ditingkatkan menjadi salah satu bentuk kegiatan kerja sama antara Jawa Timur dengan pemerintahan Sister Province luar negeri lainnya, tidak hanya Australia Barat. (Baca juga: ITS Luncurkan Mobil Listrik i-Car, Kombinasi Tekhnologi Modern dan Kemanusiaan )
“Keterlibatan universitas menjadi modal strategis bagi pemerintah untuk menjalin hubungan antar masyarakat dan memberikan masukan konstruktif bagi pengambilan kebijakan di masa mendatang," ucapnya.
Salah satunya dilakukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan mengadakan tur virtual untuk program internasionalisasi. Mereka bekerja sama dengan PTN lainnya di Jatim. Melalui Direktorat Kemitraan Global (DKG) ITS mengadakan Online Joint Short Program berjudul East Java Exploration (EJx), mulai 15 Agustus-5 September mendatang.
Karena masih kondisi pandemi, sehingga kegiatan ini pun dilaksanakan secara daring. Tahun ini para peserta akan dibawa mengunjungi beberapa keunikan wisata di Provinsi Jatim melalui tur virtual, selain materi inti keunggulan masing-masing universitas. (Baca juga: Kemendikbud Tegaskan Klasterisasi Perguruan Tinggi Bukan Kompetisi )
Konsorsium yang telah dilaksanakan sejak 2017 ini merupakan bentuk kerja sama antara 10 PTN di Jawa Timur dengan lima perguruan tinggi di Australia Barat yang bergabung dalam konsorsium Western Australia East Java Universities Consortium (WAEJUC).
“Selama dua periode pelaksanaan EJx, ITS mendapat amanah sebagai koordinator program dalam bidang mobilitas,” kata Direktur DKG ITS Dr Maria Anityasari ST ME, Selasa (18/8/2020).
Ia melanjutkan, konsorsium ini hanya ditujukan untuk memayungi kerja sama Jawa Timur dan Australia Barat. Namun, Maria menjelaskan bahwa program ini ditingkatkan menjadi salah satu bentuk kegiatan kerja sama antara Jawa Timur dengan pemerintahan Sister Province luar negeri lainnya, tidak hanya Australia Barat. (Baca juga: ITS Luncurkan Mobil Listrik i-Car, Kombinasi Tekhnologi Modern dan Kemanusiaan )
“Keterlibatan universitas menjadi modal strategis bagi pemerintah untuk menjalin hubungan antar masyarakat dan memberikan masukan konstruktif bagi pengambilan kebijakan di masa mendatang," ucapnya.
Lihat Juga :