Pacu Kualitas Guru PAI, Kemenag Siapkan 7 Langkah Strategis

Jum'at, 17 Mei 2024 - 20:09 WIB
loading...
Pacu Kualitas Guru PAI,...
Direktur PAI Kemenag M Munir (tiga dari kanan) mengungkapkan Kemenag menyiapkan 7 roadmap guna memacu kualitas guru agama Islam. Foto/Ist
A A A
BOGOR - Kementerian Agama (Kemenag) bertekad melahirkan guru- guru agama Islam yang semakin berkualitas agar mampu mencetak anak didik yang berkarakter sekaligus saleh. Untuk mewujudkan tekad besar itu, Kemenag telah membuat tujuh langkah strategis atau peta jalan (roadmap).

“Peta jalan itu merupakan komitmen Kemenag sebagaimana yang ditegaskan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bahwa agama jangan lagi dijadikan alat untuk tujuan yang pragmatis materialistik. Nilai-nilai agama yang subtansif dan inspiratif harus masuk dalam relung budaya dan kebiasan masyarakat bangsa,” ujar Direktur PAI M Munir dalam Rapat Koordinasi, Pelaksanaan, Pengembangan, Tata Kelola dan Layanan Direktorat PAI Kementerian Agama di Kabupaten Bogor, Jumat (17/5/2024).

Munir menjelaskan, Kemenag berusaha menempatkan nilai-nilai agama Islam yang substansif masuk dalam bangunan kurikulum di berbagai tingkatan pendidikan. Guna merealisasikannya, berbagai perangkat dan layanan pendidikan juga didesain sedemikian rupa dengan basis nilai-nilai agama.

Baca juga: Berprestasi dan Berdedikasi, 10 Guru Agama Islam Terbaik Diganjar Penghargaan Bergengsi Kemenag

Menurut Munir, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 juga ada beberapa hal yang menjadi langkah teknokratik dan berkaitan dengan penguatan PAI.

Yakni terwujudnya beragama maslahat dan berkebudayaan maju, pendidikan berkualitas dan merata, kurikulum inklusif dan merata, agama sebagai landasan pembangunan karakter serta PAI sebagai penguat moderasi beragama. “Ini menjadi dasar mengapa PAI memiliki peran yang begitu setrategis mewujudkan generasi yang cerdas dan berkualitas,” terangnya.

Tujuh Peta Jalan Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag:


1. Peningkatan kompetensi serta kualifikasi bagi guru dan pengawas PAI


Di antara program yang dijalankan antara lain pendidikan profesi guru (PPG), program pengembangan keprofesian berkelanjutan berupa implementasi Kurikulum Merdeka dan publikasi imliah karya inovatif. Adapun untuk kualifikasi antara lain berupa percepatan kualifikasi S1.

2. Peningkatan karier serta kesejahteraan guru dan pengawas PAI


Program yang dicanangkan antara lain adalah uji kompetensi kenaikan jenjang (UKKJ) dan uji kompetensi peralihan jenjang (UKPJ). Adapun untuk peningkatan karier guru dan pengawas, Kemenag memberikan antara lain berupa tunjangan profesi guru (TPG), impassing PAI, insentif, tunjangan hari raya, gaji ke-13 bagi PNS serta gaji guru dan PNS.

3. Moderasi beragama


Selain memperkuat moderasi beragama lewat sekolah moderasi, langkah yang dilakukan adalah membangun ekosistem di tingkat sekolah dan perguruan tinggi.

4. Penguatan kurikulum


Beberapa program yang diusung adalah penyusunan buku teks dan pendamping PAI di tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan SLB yang terintegrasi dan moderasi beragama serta terinsersi tuntas baca Alquran.

5. Membangun school religious culture


Kegiatan yang dicanangkan adalah Ayo Mengaji, Ayo Salat Dhuha, Ayo Jumat Bersama, Ayo ke Kantin Halal, dan Zakat-Wakaf Goes to School.

6. Satu data untuk semua dan penguatan regulasi


Pemetaan data penting untuk pemetaan kepegawaian, akademik maupun pembayaran kesejahteraan seperti gaji dan tunjangan. Sedang integrasi data antara lain di Simpeg, Siaga, EMIS, Dapodik, SIASN dan Simtun.

7. Rebranding PAI


Dua langkah strategis yang dilakukan adalah mengoptimalisasi media sosial PAI dan publikasi berbagai kegiatan di media mainstream.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Beasiswa Indonesia Bangkit...
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Buka Program Magister Lanjut Doktor, Kuliah S2 hingga S3 Jalur Cepat
Peluang Kuliah S2 Gratis...
Peluang Kuliah S2 Gratis di Inggris, Kemenag Buka Beasiswa Double Degree 2026
Atasi Bullying dan Krisis...
Atasi Bullying dan Krisis Akhlak, Kemenag Rilis Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta
Kemenag Salurkan BOS...
Kemenag Salurkan BOS Pesantren Rp111,9 Miliar Jelang Lebaran
97.122 Guru Kemenag...
97.122 Guru Kemenag Lulus Sertifikasi, Berhak Dapat Tunjangan Profesi
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
Rekomendasi
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Berita Terkini
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved