Kenali Bahaya dan Ancaman Rekam Jejak Digital di Ranah Pendidikan
Senin, 03 Juni 2024 - 15:02 WIB
loading...
Semua aktivitas di dunia digital tak terkecuali di dunia pendidikan akan meninggalkan jejak digital yang sulit dihapus. Dibutuhkan sikap kehati-hatian saat beraktivitas di dunia digital. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
ROKAN HILIR - Hal yang kurang disadari pengguna saat berada di ruang digital, yaitu adanya jejak digital yang ditinggalkan di internet. Semua jenis aktivitas digital akan meninggalkan rekam jejak yang sulit dihapus. Karena itu perlu untuk mengenali bahaya ancaman dan perlunya sikap kehati-hatian saat meninggalkan rekam jejak digital di dunia maya.
Pengawas SMA Provinsi Riau Rozi Rizajulianti mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Senin (3/6/2024).
Diskusi untuk segmen pendidikan yang diikuti siswa dan tenaga pendidik itu, diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau.
Rozi mengatakan, salah satu ancaman terbesar bagi kaum muda di situs media sosial adalah rekam jejak digital dan reputasi masa depan mereka. Jejak digital merupakan rekam atau bukti yang ditinggalkan setelah aktivitas di internet yang berpotensi untuk dicari, disalin, dicuri, dipublikasi, dan dikutip orang lain.
”Jejak data yang dibuat dan ditinggalkan saat kita menggunakan perangkat digital dapat membuat citra diri seseorang. Jejak digital buruk dapat merugikan diri sendiri,” tutur Rozi.
Pengawas SMA Provinsi Riau Rozi Rizajulianti mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Senin (3/6/2024).
Diskusi untuk segmen pendidikan yang diikuti siswa dan tenaga pendidik itu, diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau.
Rozi mengatakan, salah satu ancaman terbesar bagi kaum muda di situs media sosial adalah rekam jejak digital dan reputasi masa depan mereka. Jejak digital merupakan rekam atau bukti yang ditinggalkan setelah aktivitas di internet yang berpotensi untuk dicari, disalin, dicuri, dipublikasi, dan dikutip orang lain.
”Jejak data yang dibuat dan ditinggalkan saat kita menggunakan perangkat digital dapat membuat citra diri seseorang. Jejak digital buruk dapat merugikan diri sendiri,” tutur Rozi.
Lihat Juga :