Dosen Paramadina: Game Online Buatan Indonesia Rajai Pasar Game Asia Tenggara
Kamis, 06 Juni 2024 - 12:14 WIB
loading...
A
A
A
Dalam diskusi bertajuk ”Mengenal Dunia Game Online” itu, Joko menyebut meskipun game asing masih mendominasi pasar game Indonesia, namun game buatan Indonesia kini merajai pasar game se-Asia Tenggara.
”Indonesia merajai game di steam. Data VirtualSEA mencatat, pada Januari 2024, developer indie tanah air telah menciptakan 256 game di platform steam, atau di atas Thailand (158) dan Singapura (134),” jelasnya
Adapun elemen utama game online, menurut Joko adalah server dan klient, atau gamers yang mengguakan server. Server akan menyediakan platform koneksivitas global, managemen dan distribusi data game, pemrosesan aksi pemain secara real-time, keamanan dan perlindungan data pribadi, skalabilitas menangani besarnya jumlah pemain.
”Perangkat yang dibutuhkan dalam game online (hardware), monitor yang baik (jernih, tajam, beresolusi tinggi), mouse gaming (MMO, FPS, universal), keyboard gaming, speaker, headphone, joystick (jika diperlukan), kursi gaming, smartphone (IOS, Android), konsol, koneksi internet,” rinci Joko di depan para pendidik dan siswa sekolah menengah yang mengikuti diskusi online dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.
Sejumlah sekolah menengah di Kabupaten Gresik yang mengikuti kegiatan nobar di ruang kelas, di antaranya: SMPN 3, SMPN 11, SMPN 12, SMPN 24, SMPN 31 Gresik. Lalu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMPN 3, SMPN 12, SMPN 17, SMPN 25, SMP 17 Gresik, SMPN 26, SMPN 27, SMPN 31, SMPN 33, dan SMP Islam Manbaul Ulum Gresik.
”Indonesia merajai game di steam. Data VirtualSEA mencatat, pada Januari 2024, developer indie tanah air telah menciptakan 256 game di platform steam, atau di atas Thailand (158) dan Singapura (134),” jelasnya
Adapun elemen utama game online, menurut Joko adalah server dan klient, atau gamers yang mengguakan server. Server akan menyediakan platform koneksivitas global, managemen dan distribusi data game, pemrosesan aksi pemain secara real-time, keamanan dan perlindungan data pribadi, skalabilitas menangani besarnya jumlah pemain.
”Perangkat yang dibutuhkan dalam game online (hardware), monitor yang baik (jernih, tajam, beresolusi tinggi), mouse gaming (MMO, FPS, universal), keyboard gaming, speaker, headphone, joystick (jika diperlukan), kursi gaming, smartphone (IOS, Android), konsol, koneksi internet,” rinci Joko di depan para pendidik dan siswa sekolah menengah yang mengikuti diskusi online dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.
Sejumlah sekolah menengah di Kabupaten Gresik yang mengikuti kegiatan nobar di ruang kelas, di antaranya: SMPN 3, SMPN 11, SMPN 12, SMPN 24, SMPN 31 Gresik. Lalu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMPN 3, SMPN 12, SMPN 17, SMPN 25, SMP 17 Gresik, SMPN 26, SMPN 27, SMPN 31, SMPN 33, dan SMP Islam Manbaul Ulum Gresik.
Lihat Juga :