Punya Banyak Manfaat, UAJ Promosikan Tempe sebagai Warisan Kuliner Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:34 WIB
loading...
Punya Banyak Manfaat,...
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ) percaya tempe mampu menjadi makanan tuan rumah di negeri sendiri. Foto/UAJ.
A A A
JAKARTA - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ) percaya tempe mampu menjadi makanan tuan rumah di negeri sendiri. Tempe sebagai warisan kuliner Indonesia pun perlu didukung karena mempunyai banyak manfaat.

"Tempe itu punya banyak manfaat. Penelitian kami membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi tempe, kita dapat meningkatkan kecerdasan dan meningkatkan daya ingat agar tidak cepat pikun," ujar Dekan Fakultas Teknobiologi Yogiara, melalui siaran pers, Rabu (12/6/2024).

Dia mengatakan, tempe sebagai salah satu warisan kuliner Indonesia diharapkan dapat terus dikembangkan dan diapresiasi baik di dalam maupun luar negeri.

UAJ melalui Fakultas Teknobiologi (FTb) dan Pusat Penelitian & Pengembangan Tempe (PPPT) UAJ menggelar Lomba Kreasi Masakan Tempe serta workshop pengolahan tempe.

Inisiatif ini juga selaras dengan upaya mempromosikan tempe sebagai produk unggulan Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi dan multifungsi.

Dengan adanya kegiatan ini, UAJ berharap masyarakat dapat memperoleh wawasan baru terkait manfaat tempe, pengolahan tempe yang inovatif dan sehat, serta kegunaannya untuk banyak hal lainnya.

Acara ini diselenggarakan di Aula Serba Guna Lt. 8 Kampus 3 BSD sebagai bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis UAJ ke-64 dan peringatan Hari Tempe Nasional.

Para peserta diundang untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam mengolah tempe menjadi berbagai hidangan lezat dan bergizi.

Lomba juga dirancang untuk memperkenalkan dan mengapresiasi tempe sebagai bahan makanan yang kaya akan gizi dan mendorong inovasi kuliner.

Selain lomba, workshop gratis juga diadakan sebagai bentuk edukasi pembuatan tempe yang sehat dan higiesnis, serta pembuatan skincare dan bodyscrub dari bahan dasar tempe.

"Maka dari itu, kita rencakan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin, supaya tempe ini dapat lebih dikenal dan semakin mendunia. Bagi para peserta yang telah berpartisipasi pada kegiatan ini, saya ucapkan selamat, Bapak/Ibu adalah pemenang dan telah menghasilkan karya terbaik untuk memajukan kuliner nasional kita," ujarnya.

Acara juga dihadiri oleh kampung Tempe Ciomas yang merupakan mitra binaan tim pengabdian dari P3T dengan menjual berbagai produk olahan inovasi tempe seperti cireng tempe, coklat tempe, pudding tempe dan kering tempe.

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai kreasi masakan tempe yang dipamerkan. Mulai dari hidangan bertema tradisional hingga modern, semua disajikan dengan kreativitas dan inovasi yang tinggi. Kreativitas dan semangat para peserta juga terlihat dari luasnya potensi tempe sebagai bahan pangan yang dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan lezat dan bernutrisi.

Setelah lomba, para peserta juga diundang untuk mengikuti workshop gratis yang diselenggarakan oleh P3T UAJ.

Sebagai lembaga penelitian pangan berbasis tempe, PPPT UAJ berhasil menghasilkan berbagai macam produk olahan dari bahan tempe yang dapat dimanfaatkan sebagai produk kuliner dan kecantikan. Produk-produk ini diolah dengan teknologi fermentasi yang terus disempurnakan dan melalui proses produksi yang higienis.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
Unika Atma Jaya Masuk...
Unika Atma Jaya Masuk Daftar Universitas Terbaik THE Asia University Rankings 2026
Tak Sekadar Kebaya,...
Tak Sekadar Kebaya, Ini Makna Hari Kartini dari 2 Guru Besar Unika Atma Jaya
Open House UAJ 2026...
Open House UAJ 2026 Bantu Calon Mahasiswa Mantapkan Pilihan Studi dan Karier
Open House Unika Atma...
Open House Unika Atma Jaya 2026: Bantu Calon Mahasiswa Siapkan Karier Masa Depan
THE 2026, Unika Atma...
THE 2026, Unika Atma Jaya PTS Terbaik Bidang Kedokteran dan Kesehatan di Indonesia
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Seminar Konstruksi KAMAJAYA,...
Seminar Konstruksi KAMAJAYA, Soroti Optimalisasi Pengoperasian Infrastruktur
5 Sumber Protein Terbaik...
5 Sumber Protein Terbaik untuk Anak agar Tumbuh Sehat dan Tidak Mudah Sakit
Rekomendasi
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Berita Terkini
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Mencetak Pemimpin Masa...
Mencetak Pemimpin Masa Depan, SD Al Azhar Syifabudi Jatibening Gelar Wisuda STARL16HT
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Infografis
Ada Indonesia, Berikut...
Ada Indonesia, Berikut Bahasa Paling Banyak Digunakan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved