Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB
loading...
Unika Atma Jaya (UAJ) resmi meluncurkan sistem ijazah digital berbasis teknologi Blockchain. Foto/UAJ.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ) resmi meluncurkan sistem ijazah digital berbasis teknologi Blockchain. Inovasi ini hadir sebagai respons kampus terhadap tantangan di era digitalisasi yang menuntut kemudahan akses dan validasi dokumen secara cepat dan aman.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Sumber Daya Manusia UAJ, Yohanes Eko Adi Prasetyanto, menjelaskan bahwa kehadiran ijazah digital ini memberikan kemudahan dalam proses validasi dan verifikasi bagi semua pihak, baik kampus, mahasiswa, perusahaan dalam negeri, maupun institusi di luar negeri.
Baca juga: Kemendikdasmen Pastikan Penerbitan Ulang Ijazah dan Transkrip Korban Banjir Sumatera
“Ini bukan sekadar digitalisasi dokumen, tetapi bagian dari ekosistem layanan digital yang kami bangun untuk mahasiswa dan alumni," ujarnya, melalui siaran pers, dikutip Minggu (24/5/2026).
Selama ini, proses verifikasi keaslian ijazah kerap membutuhkan proses yang cukup panjang dan harus melalui proses langsung dengan pihak universitas. Kini, dengan sistem digital yang terintegrasi, seluruh proses verifikasi dapat diakses dari mana saja di seluruh dunia.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Sumber Daya Manusia UAJ, Yohanes Eko Adi Prasetyanto, menjelaskan bahwa kehadiran ijazah digital ini memberikan kemudahan dalam proses validasi dan verifikasi bagi semua pihak, baik kampus, mahasiswa, perusahaan dalam negeri, maupun institusi di luar negeri.
Baca juga: Kemendikdasmen Pastikan Penerbitan Ulang Ijazah dan Transkrip Korban Banjir Sumatera
“Ini bukan sekadar digitalisasi dokumen, tetapi bagian dari ekosistem layanan digital yang kami bangun untuk mahasiswa dan alumni," ujarnya, melalui siaran pers, dikutip Minggu (24/5/2026).
Selama ini, proses verifikasi keaslian ijazah kerap membutuhkan proses yang cukup panjang dan harus melalui proses langsung dengan pihak universitas. Kini, dengan sistem digital yang terintegrasi, seluruh proses verifikasi dapat diakses dari mana saja di seluruh dunia.
Lihat Juga :