Ombudsman: Sistem Zonasi Kurangi Favoritisme Sekolah

Jum'at, 05 Juli 2024 - 14:47 WIB
loading...
Ombudsman: Sistem Zonasi...
Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais menilai perlunya penggunaan sistem zonasi dalam pemilihan sekolah. Hal ini guna mengurangi favoritisme sekolah. Foto/widya m
A A A
JAKARTA - Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais mengungkapkan perlunya penggunaan sistem zonasi dalam pemilihan sekolah. Hal ini guna mengurangi favoritisme sekolah.

"Sejarahnya kenapa dibuat zona sebenarnya mengurangi favoritisme satu sekolah. Kalau kita lihat zaman dulu ujian dengan NEM maka akan berkumpul lah anak-anak yang nilai-nilainya bagus satu sekolah sehingga mereka menjadi sekolah favorit,"kata Indraza di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Jumat (5/7/2024).

"Lalu nanti ada pilihan satu pilihan d waua tiga akhirnya berkumpulan nilai-nilai yang paling rendah rendah ke satu sekolah lagi yang sisa-sisa itulah menunjukkan salah satu favoritisme,"sambungnya.

Baca juga: Saatnya Evaluasi Zonasi PPDB

Lebih lanjut, zonasi kata Indraza, untuk memberikan pemerataan standar dan kualitas yang sama kepada semua siswa. "Mereka mendapatkan kualitas sama jadi nanti sekolah ini akan kalau dulu tidak homogen anak pintar semua di sini anak kurang pintar nanti sekolahnya di sini sekolahnya sekarang jadi rata,"katanya.

Terakhir tinggal mengubah stigma masyarakat terkait sekolah favorit tersebut secara perlahan-lahan. Dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada semua anak di Indonesia.

"Semua anak berhak mendapatkan pendidikan. Menurut ombudsman zona-zona ini tetap dijalankan tapi dengan implementasi yang benar,"tuturnya
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Rekomendasi
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Berita Terkini
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved