5 Kebiasaan Buruk SMA yang Harus Ditinggalkan saat Kuliah, Bolos hingga Mudah Galau

Selasa, 06 Agustus 2024 - 11:51 WIB
loading...
5 Kebiasaan Buruk SMA...
Masa SMA banyak ditemukan sejumlah kebiasaan atau perilaku negatif yang idealnya tidak terulang di perguruan tinggi karena bisa berdampak buruk terhadap proses kuliah. Foto ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Ini 5 kebiasaan buruk di SMA yang harus ditinggalkan agar sukses di bangku kuliah. Masa-masa kuliah di perguruan tinggi yang saat ini sudah banyak dijalani mahasiswa baru tentu berbeda dengan masa-masa SMA.

Ketika SMA banyak ditemukan sejumlah kebiasaan atau perilaku negatif yang idealnya tidak terulang di perguruan tinggi karena bisa berdampak buruk terhadap proses kuliah. Apa saja kebiasaan buruk itu? Artikel kali ini akan membahas 5 kebiasaan buruk anak SMA yang wajib kamu tinggalkan saat menjadi mahasiswa, simak ya!

5 Kebiasaan Buruk Anak SMA yang Harus Ditinggalkan saat Kuliah


1. Suka bolos


Saat SMA, ketika kamu mulai bosan dengan pelajaran kamu mungkin bisa langsung mengambil keputusan untuk bolos saja. Nah, ketika kamu sudah menduduki bangku kuliah, sebenarnya saat malas untuk masuk belajar, kamu bisa dengan mudahnya untuk bolos, tapi ini bukan solusi yang baik.

Kamu sepatutnya harus lebih dewasa menghadapi masalah, termasuk ketika kamu merasakan kemalasan dalam belajar. Cobalah untuk lebih bijak. Ingat, kamu sekarang sudah mahasiswa bukan lagi siswa.

2. Selalu berharap pada teman


Kebiasaan kontraproduktif lain semasa SMA yakni selalu berharap pada teman ketika ada tugas atau ulangan harus kamu tinggalkan ketika sudah menjadi mahasiswa. Kamu sebaiknya belajar lebih mandiri lagi.

Setiap ada tugas, usahakan kamu bisa mengerjakannya sendiri, jangan selalu berharap pada orang lain apalagi menyontek tugas orang lain. Sekali lagi, kamu sudah dewasa, cobalah selesaikan tugasmu sendiri. Kalau kamu masih terus mengharapkan orang lain berarti sama saja kamu tidak ada bedanya dengan anak-anak sekolah lainnya.

3. Meremehkan pelajaran


Mahasiswa adalah harapan bangsa. Maju atau tidaknya suatu bangsa tergantung dari bagaimana keadaan para pemudanya. Bayangkan saja, ketika seorang mahasiswa selalu meremehkan pelajaran dan belajar ketika saat mood saja.

Baca juga: Begini Tips Sukses Kuliah Sambil Kerja bagi Mahasiswa

Lantas, bagaimana masa depan bangsa nanti? Coba renungkan betapa buruknya apabila kelak bangsa inii dipimpin oleh seorang yang malas belajar.

4. Selalu galau dalam masalah percintaan


Anak SMA yang umumnya berusia 15 hingga 17 tahun memang masih cenderung labil. Pada usia tersebut seorang anak sudah mengalami masa pubertas. Masa ini salah satunya ditandai dengan rasa suka pada lawan jenis.

Namun, karena anak SMA masih labil, maka ketika mengalami masalah dalam hubungan percintaannya mereka tak jarang mengalami kegalauan. Khusus untuk mahasiswa, sikap galau ini seharusnya sudah bisa diminimalisir. Ketika ada masalah jangan terlalu galau bahkan sampai stres. Mahasiswa harus lebih kuat dan siap menghadapi apapun masalah yang akan datang menghampirinya.

5. Boros


Meskipun sebagian mahasiswa sudah memiliki pekerjaan sampingan dan sudah memiliki penghasilan sendiri, namun tak jarang masih ada mahasiswa yang hanya bergantung pada orang tua.

Pada saat inilah, sebagai mahasiswa harus lebih pintar mengatur keuangannya. Jangan semua yang diinginkan itu harus dimiliki. Mahasiswa harus pintar memilah milih dan memprioritaskan sesuatu yang harus dimiliki dan yang tidak perlu.

Menjadi mahasiswa adalah gerbang menuju kedewasaan. Oleh karena itu kamu harus lebih bisa mengontrol diri saat menjadi mahasiswa agar hidupmu nantinya bisa berkualitas.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Rekomendasi
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved