UKRIDA dan API Berkolaborasi Kembangkan SDM dan Pendidikan Pastoral di Indonesia
Rabu, 14 Agustus 2024 - 18:49 WIB
loading...
Forum Indonesian International Pastoral Encounter (INDOPASTER) 2024 mengusung tema Pastoral for the Welfare of the Nation di Kampus I UKRIDA. Foto/UKRIDA
A
A
A
JAKARTA - UKRIDA dan Asosiasi Pastoral Indonesia (API) menjalin kerja sama dalam pengembangan SDM dan pendidikan Clinical Pastoral Education di Fakultas Psikologi UKRIDA. Kolaborasi diawali dengan forum Indonesian International Pastoral Encounter (INDOPASTER) 2024 yang mengusung tema Pastoral for the Welfare of the Nation.
Kedua pihak bertujuan memberikan dampak positif yang luas, menggabungkan visi untuk meningkatkan kesejahteraan sosial melalui peran pastoral di setiap lapisan masyarakat. Rangkaian seminar dan diskusi forum ini memakai sudut tinjau dari berbagai dimensi tematis.
Baca juga: UKRIDA Raih Akreditasi Unggul dari BAN PT
Tinjauan tersebut terdiri dari kemajemukan agama, pastoral di bidang politik dan hukum, pastoral pada berbagai kegiatan ekonomi, sosial dan keamanan, pastoral di bidang lingkungan hidup, pastoral bagi mereka yang membutuhkan (situasi perang, kekerasan maupun bencana), penguatan kapasitas pemuda dan perdamaian, dan pengembangan pastoral untuk CPE dan Chaplaincy.
Kegiatan dibuka oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Jeane Marie Tulung yang mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Ia menyampaikan para ahli pastoral saat ini telah menjadi lapisan profesional bangsa yang bergerak dengan ilmu, pengetahuan, keterampilan, sikap dan panggilan niat yang memihak untuk meringankan beban mental masyarakat.
Kedua pihak bertujuan memberikan dampak positif yang luas, menggabungkan visi untuk meningkatkan kesejahteraan sosial melalui peran pastoral di setiap lapisan masyarakat. Rangkaian seminar dan diskusi forum ini memakai sudut tinjau dari berbagai dimensi tematis.
Baca juga: UKRIDA Raih Akreditasi Unggul dari BAN PT
Tinjauan tersebut terdiri dari kemajemukan agama, pastoral di bidang politik dan hukum, pastoral pada berbagai kegiatan ekonomi, sosial dan keamanan, pastoral di bidang lingkungan hidup, pastoral bagi mereka yang membutuhkan (situasi perang, kekerasan maupun bencana), penguatan kapasitas pemuda dan perdamaian, dan pengembangan pastoral untuk CPE dan Chaplaincy.
Kegiatan dibuka oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Jeane Marie Tulung yang mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Ia menyampaikan para ahli pastoral saat ini telah menjadi lapisan profesional bangsa yang bergerak dengan ilmu, pengetahuan, keterampilan, sikap dan panggilan niat yang memihak untuk meringankan beban mental masyarakat.
Lihat Juga :