Virtual Schooling Sampoerna Academy Beri Pembelajaran yang Efektif dan Nyaman
Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:57 WIB
loading...
A
A
A
“Sampoerna Academy percaya bahwa peran guru, siswa, dan orang tua sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang berkualitas serta menciptakan komunikasi dan kolaborasi yang efektif. Dengan menerapkan pembelajaran live synchronous melalui Google Classroom bersama guru, siswa dapat mengikuti kelas secara real-time,” tambah Frida Dwiyanti.
Selain itu, pihaknya juga menerapkan pembelajaran asynchronous, di mana guru menerapkan berbagai metode baru dan menarik untuk meningkatkan pengalaman belajar online siswa. Ini termasuk pelajaran, tugas, dan aktivitas yang direkam di luar kelas real-time. Orang tua juga memainkan peran penting dalam meraih virtual schooling yang sukses, karena itu Sampoerna Academy melakukan wellbeing call pada setiap minggu untuk mengetahui perkembangan anak dan memberikan dukungan emosional serta akademik.
Dalam memberikan pengalaman virtual schooling, para guru Sampoerna Academy menunjukkan metode mengajar untuk Sains, Musik, Seni, dan Matematika. Dengan metode pembelajaran STEAM, guru mampu mengasah keterampilan 5C pada siswa, seperti melalui mata pelajaran sains, guru dapat membahas tentang bagaimana bunyi dibuat dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi bunyi dan membuat ulang alat musik. Dengan pembelajaran synchronous, siswa diharapkan dapat mengenal bunyi yang ada disekitarnya, serta mampu menciptakan bunyi dengan instrumen sendiri yang menjadi poin utama dari hasil pembelajaran.
Virtual schooling tidak akan efektif tanpa bantuan pendamping siswa. Sampoerna Academy menyadari bahwa situasi saat ini membawa tantangan yang perlu diadaptasi. Oleh karena itu, Sampoerna Academy telah menyiapkan bimbingan dan pelatihan bagi orang tua siswa ketika pandemi terjadi dan terus menjaga komunikasi secara terbuka dan teratur dengan orang tua dan siswa melalui berbagai aplikasi, seperti email, SIMS, Google Classroom, dan Whatsapp. Dengan komunikasi dan bimbingan yang jelas, maka siswa dapat belajar secara efektif dan nyaman di rumah.
Menjalankan virtual schooling pastinya menantang bukan hanya untuk guru dan orang tua, tetapi juga bagi anak-anak. Tak sedikit data yang menyatakan bahwa anak-anak merasa kurang nyaman dan kurang semangat belajar di rumah. Di sini, peran sekolah dan orang tua menjadi semakin penting dalam membantu membuat kegiatan belajar mengajar lebih menyenangkan. Serta dukungan orang tua dapat membantu anak mendalami tugas sekolah dengan menggunakan keterampilan 5C dirumah.
Selain itu, pihaknya juga menerapkan pembelajaran asynchronous, di mana guru menerapkan berbagai metode baru dan menarik untuk meningkatkan pengalaman belajar online siswa. Ini termasuk pelajaran, tugas, dan aktivitas yang direkam di luar kelas real-time. Orang tua juga memainkan peran penting dalam meraih virtual schooling yang sukses, karena itu Sampoerna Academy melakukan wellbeing call pada setiap minggu untuk mengetahui perkembangan anak dan memberikan dukungan emosional serta akademik.
Dalam memberikan pengalaman virtual schooling, para guru Sampoerna Academy menunjukkan metode mengajar untuk Sains, Musik, Seni, dan Matematika. Dengan metode pembelajaran STEAM, guru mampu mengasah keterampilan 5C pada siswa, seperti melalui mata pelajaran sains, guru dapat membahas tentang bagaimana bunyi dibuat dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi bunyi dan membuat ulang alat musik. Dengan pembelajaran synchronous, siswa diharapkan dapat mengenal bunyi yang ada disekitarnya, serta mampu menciptakan bunyi dengan instrumen sendiri yang menjadi poin utama dari hasil pembelajaran.
Virtual schooling tidak akan efektif tanpa bantuan pendamping siswa. Sampoerna Academy menyadari bahwa situasi saat ini membawa tantangan yang perlu diadaptasi. Oleh karena itu, Sampoerna Academy telah menyiapkan bimbingan dan pelatihan bagi orang tua siswa ketika pandemi terjadi dan terus menjaga komunikasi secara terbuka dan teratur dengan orang tua dan siswa melalui berbagai aplikasi, seperti email, SIMS, Google Classroom, dan Whatsapp. Dengan komunikasi dan bimbingan yang jelas, maka siswa dapat belajar secara efektif dan nyaman di rumah.
Menjalankan virtual schooling pastinya menantang bukan hanya untuk guru dan orang tua, tetapi juga bagi anak-anak. Tak sedikit data yang menyatakan bahwa anak-anak merasa kurang nyaman dan kurang semangat belajar di rumah. Di sini, peran sekolah dan orang tua menjadi semakin penting dalam membantu membuat kegiatan belajar mengajar lebih menyenangkan. Serta dukungan orang tua dapat membantu anak mendalami tugas sekolah dengan menggunakan keterampilan 5C dirumah.
Lihat Juga :