Diskusi Literasi Digital, Masyarakat Diingatkan Pentingnya Lindungi Data Pribadi

Selasa, 20 Agustus 2024 - 13:34 WIB
loading...
Diskusi Literasi Digital,...
Untuk mesosialisasikan literasi digital, masyarakat diingatkan tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Foto ilustrasi/Ist
A A A
JABUNG TIMUR - Di masa kini, ketika semua urusan sudah serba digital, data pribadi ibarat minyak atau emas yang bernilai tinggi. Banyak yang ingin mencuri dan menyalahgunakan. Tak sedikit yang menjualnya di pasar gelap. Hati-hati dan cerdas membagi data pribadi menjadi kunci keamanan, agar tepat pemanfaatannya di ruang digital.

”Saat ingin mendapatkan layanan publik secara digital, kita mesti waspada dan cermat. Juga saat mengunduh aplikasi atau software, dan membuat akun media sosial, karena kita mesti dimintai data pribadi secara digital,” tutur Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Timur Aruji, saat menjadi narasumber dalam diskusi literasi digital di GOR Paduka Berhala, Tanjab Timur, Provinsi Jambi, Senin (19/8/2024) petang.

Diskusi luring itu digelar ”chip in” dalam rangkaian kegiatan Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, yang dihelat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dinas Dukcapil Provinsi Jambi. Diskusi mengusung tema ”Jaga Data Pribadi Agar Diri Aman di Ruang Digital”.

Usai diskusi, hajatan Semarak Kemerdekaan – yang dihadiri puluhan ribu warga masyarakat itu – kemudian dimeriahkan dengan penampilan grup band Type-X dari Jakarta. Panitia juga menyiapkan banyak doorprize menarik, termasuk hadiah ibadah umrah untuk peserta yang beruntung.

Melanjutkan paparannya, Aruji mengatakan, kewaspadaan diperlukan, antara lain dengan memastikan website layanan dan aplikasi yang meminta akses kita adalah resmi. Selain itu, jangan asal klik sembarang link tanpa verifikasi kebenarannya. Sebab, kalau ceroboh, mereka mudah menyalahgunakan data pribadi kita.

”Kalau itu terjadi, kita tidak hanya rugi sosial dengan rusaknya jejak digital. Tapi pencuri data digital itu bisa mengakses akun atau rekening bank digital kita, dan menguras isinya,” tambah Aruji.

Aruji mengingatkan: kalau mau aman, kita mesti mau repot memverifikasi dan bikin password yang unik. Kalau tak mau repot, jangan minta aman. ”Walau di ruang digital tidak ada jaminan 100 persen aman, tapi kita mesti membuat pencuri repot mengganggu data pribadi kita,” ujarnya.

Dari sudut pandang berbeda, Wakil Bupati Tanjab Timur Robby Nahliansyah menjelaskan, menjaga dan meningkatkan kecakapan terkait keamanan digital mesti selalu di-upgrade. Juga kecakapan dalam memahami siklus data, baik terkait tata kelola, deteksi maupun respons data pribadi.

”Kalau tahu ada data kita yang rusak, segera blokir dan perbaiki. Juga, pulihkan data dari infeksi, karena pencuri semakin pintar. Terus berhati-hati dan waspada,” pesan Wabup Robby dalam diskusi yang dipandu dosen UIN STS Jambi Agusriandi selaku moderator.

Sementara, Kepala Unit Satresnarkoba Polres Tanjab Timur Ipda Heri Arfiyansyah mengingatkan, potensi pencurian data bisa datang dari mana saja. Dalam jagad digital, kata Heri, beragam platform media sosial, e-mail, pesan instan, dan konferensi video telah mempermudah individu terhubung dengan teman, keluarga, dan kolega di seluruh dunia.

”Tapi kalau terjadi penyalahgunaan data atau sampai terjadi pencurian identitas pribadi, permasalahannya jadi serius,” tambah Heri Arfiansyah, dalam diskusi yang diikuti sejumlah komunitas UMKM dan pemuda. Di antaranya, Sabak Trail Community (STC), Ikatan Bujang Gadis Tanjab Timur, Sound of Zabaq, Komunitas Sanggar Bukit Menerang, serta masyarakat Kabupaten Tanjab Timur dan sekitarnya.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
MNC University Berikan...
MNC University Berikan Penghargaan dan Beasiswa kepada Pemenang Jakarta Youth Achievement Awards 2026
123 Siswa Penabur Jakarta...
123 Siswa Penabur Jakarta Berbagi Ilmu untuk Warga Buta Aksara di Banyuwangi
KJP Maret 2026 Kapan...
KJP Maret 2026 Kapan Cair? Ini Info Terbaru yang Ditunggu 707 Ribu Siswa DKI
Siswa SMA Labschool...
Siswa SMA Labschool Kebayoran Toreh Prestasi Internasional di Ajang NextGen Vietnam
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Forum Pelajar SDGs Batch 3, Dorong Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Berita Terkini
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved