10 Rektor UIN Ngadu Ingin Buka Prodi Baru, Dirjen Dikti: Masih Moratorium

Selasa, 25 Agustus 2020 - 21:27 WIB
loading...
10 Rektor UIN Ngadu...
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebanyak 10 rektor UIN menemui DPD karena mengaku kesulitan membuka program studi (Prodi) baru. Kemendikbud menyatakan saat ini moratorium pembukaan prodi masih berlaku sehingga perguruan tinggi belum bisa melakukan pembukaan prodi baru.

Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam mengatakan, saat ini Kemendikbud masih melakukan moratorium terhadap pembukaan sejumlah program studi. (Baca juga: 10 Rektor UIN Mengadu ke DPD, Kesulitan Buka Prodi Ilmu Sosial dan Sains )

"Ini masih moratorium. Itu yang di iptek prodi-prodinya yang masih moratorium. Farmasi, kedokteran. Terutama itu farmasi dan kedokteran yang banyak, Psikologi," katanya ketika ditemui usai MOU Signing Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi DKI Jakarta dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Jakarta, Selasa (25/8).

Sebelumnya diberitakan, 10 rektor Universitas Islam Negeri (UIN) menemui Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) membahas mengenai kesulitan membuka program studi baru. Para rektor berharap DPD bisa membantu menyelesaikan masalah ini.

Juru Bicara 10 Kampus UIN, Prof Fauzul Imam menyatakan, beberapa kampus UIN kesulitan membuka prodi ilmu sosial dan sains yang berbasis terapan. Mereka hanya bisa membuka prodi umum ilmu induk. Padahal, ilmu terapan lebih dibutuhkan dalam menjawab tantangan jaman. (Baca juga: Rektor IPB Harap Kampus Merdeka Bisa Diperluas ke Instansi Lain )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
UNEJ Buka Prodi Baru...
UNEJ Buka Prodi Baru S1 Sains Data, Siap Cetak Ahli Big Data dan AI
UNS Buka 5 Prodi Baru...
UNS Buka 5 Prodi Baru di Seleksi Mandiri 2026, Bahasa Jepang hingga AI!
UM PTKIN 2026 Dibuka,...
UM PTKIN 2026 Dibuka, Peserta Bisa Pilih Lokasi Ujian Terdekat
Pendaftaran UM PTKIN...
Pendaftaran UM PTKIN 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Apa Persyaratannya?
UM PTKIN 2026 Dibuka...
UM PTKIN 2026 Dibuka 13 April, Ini Syarat, Cara Daftar, dan Jadwal Selengkapnya
Buruh Tembakau Minta...
Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai dan Tak Ada Layer Baru Cukai Rokok
Menteri Nusron dan Rektor...
Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Kerja Sama Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf
Dugaan Korupsi Aset...
Dugaan Korupsi Aset UIN Syarif Hidayatullah Diselidiki Kejati, Mantan Rektor Turut Dipanggil
Rekomendasi
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved