Edukasi Literasi Digital Sangat Dibutuhkan untuk Atasi Kecanduan Judi Online
Kamis, 22 Agustus 2024 - 06:39 WIB
loading...
Pendidikan literasi digital sangat dibutuhkan untuk mencegah masyarakat terjebak dalam ancaman kecanduan judi online. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
TANJUNG JABUNG BARAT - Judi online telah menjadi masalah serius di berbagai belahan dunia. Aksesibilitas yang mudah dan promosi yang agresif menyebabkan banyak orang terjebak dalam lingkaran kecanduan. Judi online merupakan aktivitas bertaruh melalui platform digital, baik situs web maupun aplikasi.
Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Jambi, Jafar Ahmad mengungkapkan akses yang mudah dengan perangkat seperti komputer, smartphone, dan tablet, membuat masyarakat tertarik bermain judi online.
Selain itu, promosi yang masif dan bertubi-tubi berbagai jenis judi online, mulai dari permainan kartu, mesin slot hingga taruhan olahraga mendorong mereka mencoba-coba, sebelum akhirnya terjerumus dalam perjudian.
”Judi online dapat diakses melalui situs web yang dirancang khusus untuk berbagai jenis perjudian. Situs ini menawarkan berbagai permainan seperti slot, poker, dan blackjack. Aplikasi seluler memudahkan akses terhadap judi online di mana saja dan kapan saja. Aplikasi ini menawarkan pengalaman bermain yang lebih pribadi dan interaktif,” ujar Jafar dalam diskusi literasi makin cakap digital gelaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI bersama komunitas pemuda setempat di Alun-alun Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi dalam keterangan resminya, Rabu (21/8/2024) malam.
Dalam diskusi luring (offline) bertajuk ”Mengatasi Kecanduan Judi Online” itu, Jafar menyebut judi online memiliki dampak negatif yang serius pada individu, keluarga, dan masyarakat. Dampak ini dapat terjadi dalam berbagai aspek, seperti finansial, psikologis, dan sosial.
Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Jambi, Jafar Ahmad mengungkapkan akses yang mudah dengan perangkat seperti komputer, smartphone, dan tablet, membuat masyarakat tertarik bermain judi online.
Selain itu, promosi yang masif dan bertubi-tubi berbagai jenis judi online, mulai dari permainan kartu, mesin slot hingga taruhan olahraga mendorong mereka mencoba-coba, sebelum akhirnya terjerumus dalam perjudian.
”Judi online dapat diakses melalui situs web yang dirancang khusus untuk berbagai jenis perjudian. Situs ini menawarkan berbagai permainan seperti slot, poker, dan blackjack. Aplikasi seluler memudahkan akses terhadap judi online di mana saja dan kapan saja. Aplikasi ini menawarkan pengalaman bermain yang lebih pribadi dan interaktif,” ujar Jafar dalam diskusi literasi makin cakap digital gelaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI bersama komunitas pemuda setempat di Alun-alun Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi dalam keterangan resminya, Rabu (21/8/2024) malam.
Dalam diskusi luring (offline) bertajuk ”Mengatasi Kecanduan Judi Online” itu, Jafar menyebut judi online memiliki dampak negatif yang serius pada individu, keluarga, dan masyarakat. Dampak ini dapat terjadi dalam berbagai aspek, seperti finansial, psikologis, dan sosial.
Lihat Juga :