Webinar Literasi Digital: Tren Esports Tawarkan Peluang Ekonomi Baru
Rabu, 11 September 2024 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
”Platform streaming dan media sosial telah menciptakan peluang bagi esports untuk tumbuh dan mencapai audiens global. Teknologi digital mendukung pengembangan ekosistem esports, termasuk turnamen, tim profesional, dan sponsor,” jelas Jafar Ahmad dalam diskusi online yang dipandu moderator Chichi Zakaria itu.
Dalam diskusi virtual bertajuk ”Tren Games & Esports di Era Digital”, Jafar menyebut bahaya game online yang memiliki daya tarik kuat bagi banyak orang. Di antaranya, dampak kesehatan fisik dan mental, hubungan sosial maupun prestasi akademik.
”Dampak kesehatan fisik seperti mata, lelah, gangguan tidur, dan obesitas. Dampak mental, memicu stres, depresi, dan kecemasan. Terlalu fokus pada game online dapat mengabaikan hubungan dengan keluarga dan teman, hingga penurunan kinerja,” pungkas Jafar di hadapan para santri madrasah yang mengikuti diskusi dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari aula dan ruang kelas masing-masing.
Sejumlah madrasah di Kabupaten Jombang yang mengikuti kegiatan nobar kali ini, di antaranya: MAN 2 Jombang, MTs Bahrul Ulum Genukwatu, MTsN 3, dan MTsN 17 Jombang, MAN 4 Denanyar, MA Al Bairuny, MA Mamba’ul Ma’arif Denanyar, MA & MTs Nurul Quran, MAS Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng, dan MTs Al Anwar Cangkringrandu Perak.
Tren utama dalam industri games dan esport di era digital, menurut Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung Mei Santi, ditandai dengan dominasi mobile gaming, peningkatan esports, pergeseran preferensi genre dan games sebagai ekspresi diri.
Dalam diskusi virtual bertajuk ”Tren Games & Esports di Era Digital”, Jafar menyebut bahaya game online yang memiliki daya tarik kuat bagi banyak orang. Di antaranya, dampak kesehatan fisik dan mental, hubungan sosial maupun prestasi akademik.
”Dampak kesehatan fisik seperti mata, lelah, gangguan tidur, dan obesitas. Dampak mental, memicu stres, depresi, dan kecemasan. Terlalu fokus pada game online dapat mengabaikan hubungan dengan keluarga dan teman, hingga penurunan kinerja,” pungkas Jafar di hadapan para santri madrasah yang mengikuti diskusi dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari aula dan ruang kelas masing-masing.
Sejumlah madrasah di Kabupaten Jombang yang mengikuti kegiatan nobar kali ini, di antaranya: MAN 2 Jombang, MTs Bahrul Ulum Genukwatu, MTsN 3, dan MTsN 17 Jombang, MAN 4 Denanyar, MA Al Bairuny, MA Mamba’ul Ma’arif Denanyar, MA & MTs Nurul Quran, MAS Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng, dan MTs Al Anwar Cangkringrandu Perak.
Tren utama dalam industri games dan esport di era digital, menurut Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung Mei Santi, ditandai dengan dominasi mobile gaming, peningkatan esports, pergeseran preferensi genre dan games sebagai ekspresi diri.
Lihat Juga :