[RE]Power Hackathon Ajang Inovator Muda Gagas Kebijakan Energi Bersih di Masa Depan
Jum'at, 20 September 2024 - 19:18 WIB
loading...
Para Juara 1,2, dan 3 [RE] Power Hackathon 2024 dari New Energy Nexus Indonesia yaitu Tim 3GE, Tim Invaluable dan Tim Arindama. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Para pemenang kompetisi “hackathon” kebijakan energi bersih pertama di Indonesia yang diprakarsai oleh kaum muda telah mempresentasikan rekomendasi kebijakan mereka kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Para pemenang diumumkan pada acara [RE]Power yang digelar New Energy Nexus Indonesia pada Kamis (19/09) di Jakarta. Rekomendasi kebijakan disampaikan kepada para pemimpin kebijakan yang akan merumuskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025 - 2029 mendatang.
Direktur Program New Energy Nexus Indonesia, Diyanto Imam mengatakan, kaum muda bukan hanya seperempat dari populasi Indonesia, tetapi mereka juga berada di garis depan dampak perubahan iklim.
“Oleh karena itu, kami menampilkan ide-ide dan solusi mereka, serta memberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan para pengusaha, peneliti, dan pembuat kebijakan untuk memberi pengaruh pada kebijakan energi di masa depan. Kami sangat bangga dengan para finalis dan semua peserta yang menunjukkan optimisme yang kuat untuk memecahkan berbagai permasalahan yang paling kompleks di dunia,” paparnya.
Diyanto menambahkan, dalam [RE]Power 2024 ini pihaknya berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional yang sangat penting dalam upaya NEX Indonesia untuk membangun ekosistem teknologi bersih yang dinamis di Indonesia
Baca juga: Menteri ESDM Minta Pemda Dukung Pengembangan Energi Bersih
Para pemenang diumumkan pada acara [RE]Power yang digelar New Energy Nexus Indonesia pada Kamis (19/09) di Jakarta. Rekomendasi kebijakan disampaikan kepada para pemimpin kebijakan yang akan merumuskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025 - 2029 mendatang.
Direktur Program New Energy Nexus Indonesia, Diyanto Imam mengatakan, kaum muda bukan hanya seperempat dari populasi Indonesia, tetapi mereka juga berada di garis depan dampak perubahan iklim.
“Oleh karena itu, kami menampilkan ide-ide dan solusi mereka, serta memberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan para pengusaha, peneliti, dan pembuat kebijakan untuk memberi pengaruh pada kebijakan energi di masa depan. Kami sangat bangga dengan para finalis dan semua peserta yang menunjukkan optimisme yang kuat untuk memecahkan berbagai permasalahan yang paling kompleks di dunia,” paparnya.
Diyanto menambahkan, dalam [RE]Power 2024 ini pihaknya berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional yang sangat penting dalam upaya NEX Indonesia untuk membangun ekosistem teknologi bersih yang dinamis di Indonesia
Baca juga: Menteri ESDM Minta Pemda Dukung Pengembangan Energi Bersih
Lihat Juga :