Lahirkan Guru Profesional, 865 Mahasiswa Unika Atma Jaya Ikut PPG
Sabtu, 21 September 2024 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Partisipasi meliputi berbagai kategori, antara lain: PPG bagi calon guru (Gelombang 2 Tahun 2024) dengan 75 peserta, PPG Bagi Guru Tertentu (BGT) Piloting 1 dengan 818 peserta, PPG Bagi Guru Tertentu (BGT) Piloting 2 dengan 524 peserta, dan PPG BGT Umum dengan 750 peserta.
Baca juga: Siapa Saja Peserta Piloting PPG? Ini Kriteria Peserta dan Jadwal Pelaksanaannya
Keterlibatan Unika Atma Jaya ini menunjukkan dukungan aktif perguruan tinggi dalam mencetak guru-guru profesional yang siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Salah satu sorotan dari implementasi PPG adalah keterlibatan aktif dari berbagai lembaga Pendidikan tinggi, termasuk Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi lain.
Kurikulum PPG disusun dan dikembangkan oleh LPTK dengan mengacu pada capaian pembelajaran lulusan dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti organisasi profesi guru, kementerian/lembaga terkait, serta dunia usaha dan industri.
Melalui program PPG, Unika Atma Jaya tidak hanya mencetak guru-guru yang kompeten, tetapi juga turut serta dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah.
Baca juga: Siapa Saja Peserta Piloting PPG? Ini Kriteria Peserta dan Jadwal Pelaksanaannya
Keterlibatan Unika Atma Jaya ini menunjukkan dukungan aktif perguruan tinggi dalam mencetak guru-guru profesional yang siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Salah satu sorotan dari implementasi PPG adalah keterlibatan aktif dari berbagai lembaga Pendidikan tinggi, termasuk Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi lain.
Kurikulum PPG disusun dan dikembangkan oleh LPTK dengan mengacu pada capaian pembelajaran lulusan dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti organisasi profesi guru, kementerian/lembaga terkait, serta dunia usaha dan industri.
Melalui program PPG, Unika Atma Jaya tidak hanya mencetak guru-guru yang kompeten, tetapi juga turut serta dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah.
(nnz)
Lihat Juga :