Contoh Peribahasa Menggunakan Kata Tanduk, Nomor 6 Bermakna Keadaan yang Amat Sulit
Minggu, 29 September 2024 - 07:12 WIB
loading...
Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Contoh peribahasa menggunakan kata tanduk diulas di artikel ini. Dari beberapa peribahasa yang menggunakan kata tanduk, ada yang populer dan bermakna keadaan yang amat sulit.
Sebelum mengetahui apa saja peribahasa yang menggunakan kata tanduk, kita cari tahu arti dari peribahasa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ), peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan).
Peribahasa juga bermakna ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.
Baca Juga: Peribahasa yang Menggunakan Kata Nyamuk Beserta Maknanya
Sementara, tanduk bermakna cula dua yang tumbuh di kepala (pada lembu, kerbau, kambing, dan sebagainya).
Berikut ini SINDOnews berikan contoh peribahasa menggunakan kata tanduk:
1. Tanduk di kepala tak dapat digelengkan
Peribahasa ini bermakna tidak dapat mengelakkan diri dari kewajiban yang harus dikerjakan.
2. Bagai tanduk bersendi gading
Makna peribahasa ini adalah jodoh yang tidak sepadan.
Sebelum mengetahui apa saja peribahasa yang menggunakan kata tanduk, kita cari tahu arti dari peribahasa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ), peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan).
Peribahasa juga bermakna ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.
Baca Juga: Peribahasa yang Menggunakan Kata Nyamuk Beserta Maknanya
Sementara, tanduk bermakna cula dua yang tumbuh di kepala (pada lembu, kerbau, kambing, dan sebagainya).
Peribahasa menggunakan kata tanduk
Berikut ini SINDOnews berikan contoh peribahasa menggunakan kata tanduk:
1. Tanduk di kepala tak dapat digelengkan
Peribahasa ini bermakna tidak dapat mengelakkan diri dari kewajiban yang harus dikerjakan.
2. Bagai tanduk bersendi gading
Makna peribahasa ini adalah jodoh yang tidak sepadan.
Lihat Juga :