Pendidikan Vokasi Punya Peluang Besar Majukan Pembangunan Daerah
Kamis, 10 Oktober 2024 - 13:55 WIB
loading...
Ditjen Pendidikan Vokasi menggelar diskusi Peran Strategis Pendidikan Vokasi dalam Pembangunan Ekonomi Daerah di Jakarta. Foto/Mitras DUDI.
A
A
A
JAKARTA - Vokasi sebagai pendidikan yang adaptif dan inklusif memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari pembangunan ekonomi yang berdasar pada potensi daerah.
Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Adi Nuryanto mengatakan, setelah pelaksanaan Program Ekosistem Kemitraan, kini konsorsium perguruan tinggi vokasi mulai aktif dilibatkan dalam penyusunan rencana pembangunan daerah, baik jangka menengah maupun jangka panjang.
Baca juga: Kemendikbud Sampaikan Capaian Transformasi Pendidikan Vokasi 2020-2024
"Program masih akan berlanjut untuk tahun kedua dan ketiga untuk pembangunan jejaring antar satuan pendidikan vokasi, yakni melalui implementasi rencana inovasi yang harus sesuai dengan policy paper di tahun pertama," ucap Adi dalam acara diskusi terpumpun pendidikan vokasi, melalui siaran pers, Kamis (10/10/2024).
Berkat kinerja program tahun pertama, Kemendikbudristek berhasil mendapat persetujuan penambahan anggaran dari LPDP untuk pelaksanaan program tahun kedua dan ketiga.
Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Adi Nuryanto mengatakan, setelah pelaksanaan Program Ekosistem Kemitraan, kini konsorsium perguruan tinggi vokasi mulai aktif dilibatkan dalam penyusunan rencana pembangunan daerah, baik jangka menengah maupun jangka panjang.
Baca juga: Kemendikbud Sampaikan Capaian Transformasi Pendidikan Vokasi 2020-2024
"Program masih akan berlanjut untuk tahun kedua dan ketiga untuk pembangunan jejaring antar satuan pendidikan vokasi, yakni melalui implementasi rencana inovasi yang harus sesuai dengan policy paper di tahun pertama," ucap Adi dalam acara diskusi terpumpun pendidikan vokasi, melalui siaran pers, Kamis (10/10/2024).
Berkat kinerja program tahun pertama, Kemendikbudristek berhasil mendapat persetujuan penambahan anggaran dari LPDP untuk pelaksanaan program tahun kedua dan ketiga.
Lihat Juga :