Profil Christina Aryani, Alumnus S2 Hukum UI Calon Wamen di Kabinet Prabowo

Rabu, 16 Oktober 2024 - 11:20 WIB
loading...
Profil Christina Aryani,...
Christina Aryani dipanggil ke rumah Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selaran, Selasa (15/10/2024. Foto/Aldhi Chandra Setiawan.
A A A
JAKARTA - Artikel kali ini akan mengulas riwayat pendidikan Christina Aryani . Politikus Golkar ini turut dipanggil Prabowo Subianto ke kediamannya dan akan menjadi wakil menteri (wamen) .

Christina Aryani dipanggil ke rumah Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selaran, Selasa (15/10/2024. Christina ditunjuk menjadi wamen meski ia tidak mengungkapkan detail wamen di kementerian apa.

Baca juga: Politikus Golkar Christina Aryani Jadi Wakil Menteri: Bidangnya Sangat Familiar

"Diminta untuk membantu Bapak Prabowo, bidangnya sesuatu yang sudah sangat familiar selama ini," tutur Christina yang ditemui media di depan rumah Prabowo.

Riwayat Pendidikan Christina Aryani


Meski tidak menjelaskan secara gamblang bakal di kementerian apa dia akan menjadi wakil menteri namun Christina diketahui sebagai politisi perempuan berprestasi dari Partai Golongan Karya (Golkar).

Baca juga: Profil Pendidikan Stella Christie, Guru Besar Tsinghua University Calon Anggota Kabinet Prabowo

Wanita kelahiran Jakarta tahun 1975 ini bertugas di Komisi I DPR dan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Christina diketahui memiliki latar belakang pendidikan bidang ekonomi dan hukum.

Dikutip dari laman christinaaryani.com, Ketua DPP Partai Golkar ini menempuh pendidikan jenjang S1 secara paralel di dua jurusan dan kampus berbeda di Jakarta.

Ketua Perwakilan Partai Golkar Luar Negeri itu kuliah Manajemen Bisnis di STIE Ipwija dan Ilmu Hukum di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika Atma Jaya). Ia lulus dengan predikat lulusan terbaik.

Baca juga: Jejak Pendidikan Veronica Tan, Mantan Istri Ahok yang Jadi Calon Menteri Prabowo Subianto

Hakim Mahkamah Partai dan Dewan Pengawas Golkar Institute itu kemudian lanjut pendidikan Magsiter Hukum di Universitas Indonesia (UI). Di Kampus Perjuangan itu, Christina kembali lulus sebagai salah satu dari tiga lulusan terbaik.

Sebelum terjun penuh di politik, politisi perempuan DPR yang dijuluki Srikandi Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) memiliki karier profesional sebagai legal counsel, dosen fakultas hukum, serta executive director di berbagai perusahaan swasta.

Meniti awal kariernya sebagai production manager di Strategic Communication Laboratories (SCL Elections), lembaga konsultasi penelitian perilaku dan intervensi dengan kantor pusat di London, United Kingdom, Christina memutuskan bergabung dengan Partai Golkar di tahun 2006.

Demikian riwayat pendidikan Christina Aryani , calon wamen di kabinet Prabowo-Gibran . Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia SINDOnews.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Rekomendasi
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Berita Terkini
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved