Fakultas Bisnis Presuniv Sukses Gelar ICFBE 2024 di Dua Kota Filipina
Selasa, 29 Oktober 2024 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Chairman ICFBE 2024 Iman Permana mengungkapkan ICFBE adalah platform yang dirancang untuk membuat akademisi, praktisi bisnis, dan pemerintah dapat saling berinteraksi untuk memajukan bisnis keluarga dan kewirausahaan . “Di ajang ICFBE, mereka saling bertukar hasil riset terbaru atau praktik terbaik dari berbagai negara, mendiskusikan perubahan kebijakan, serta kondisi ekonomi yang sedang berkembang,” kata Dekan Fakultas Bisnis Presuniv ini.
Joselito F Villaruz, President of West Visayas State University menilai konferensi internasional ini mampu menghasilkan pemikiran yang strategis, produktif dan terarah. Perguruan tinggi di Kota Iloilo menjadi mitra Fakultas Bisnis Presuniv dalam penyelenggaraan ICFBE 2024.
“Apalagi dengan hadirnya pembicara dari lebih 10 negara yang membagikan hasil risetnya, mengeksplorasi tren terbaru, serta bertukar pengetahuan dan peluang di berbagai belahan dunia. Itu semua membuat konferensi ini menjadi sangat produktif,” ujarnya.
Di Indonesia, begitu juga di Filipina, perusahaan keluarga memainkan peran yang penting bagi perekonomian nasional. Perusahaan-perusahaan itu menciptakan banyak lapangan kerja dan meraih devisa.
Saat ini sekitar 95% perusahaan di Indonesia masih dikendalikan keluarga (family business). Bahkan, dari 900- an perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekira 60% masih berupa perusahaan keluarga atau mayoritas sahamnya dimiliki oleh keluarga.
Joselito F Villaruz, President of West Visayas State University menilai konferensi internasional ini mampu menghasilkan pemikiran yang strategis, produktif dan terarah. Perguruan tinggi di Kota Iloilo menjadi mitra Fakultas Bisnis Presuniv dalam penyelenggaraan ICFBE 2024.
“Apalagi dengan hadirnya pembicara dari lebih 10 negara yang membagikan hasil risetnya, mengeksplorasi tren terbaru, serta bertukar pengetahuan dan peluang di berbagai belahan dunia. Itu semua membuat konferensi ini menjadi sangat produktif,” ujarnya.
Di Indonesia, begitu juga di Filipina, perusahaan keluarga memainkan peran yang penting bagi perekonomian nasional. Perusahaan-perusahaan itu menciptakan banyak lapangan kerja dan meraih devisa.
Saat ini sekitar 95% perusahaan di Indonesia masih dikendalikan keluarga (family business). Bahkan, dari 900- an perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekira 60% masih berupa perusahaan keluarga atau mayoritas sahamnya dimiliki oleh keluarga.
Lihat Juga :