Sambut Pemerintahan Baru, FIS UNJ Gelar Seminar Nasional HISPISI 2024
Selasa, 29 Oktober 2024 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan pertama, sesi Keynote Speaker diisi oleh Prof. Dr. Fauzan selaku Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Prof. Dr. Fauzan menyampaikan bahwa Presiden Indonesia selalu berpesan agar kita menjadi bangsa yang merdeka.
“Selain itu, perguruan tinggi harus menjadi bagian penting dalam menyelesaikan permasalahan bangsa serta membangun kepercayaan terhadap negara,” katanya, melalui siaran pers, Selasa (29/10/2024).
Prof. Fauzan juga menekankan bahwa pembaharuan di masa mendatang sangat bergantung pada sumber daya manusia, dan HISPISI memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia tersebut.
Selanjutnya, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri Malang, dalam paparannya menyatakan bahwa peran ilmu sosial sejak awal pembentukan bangsa sangat dominan. Para pendiri bangsa menyadari bahwa Indonesia tidak akan merdeka tanpa pendidikan, sehingga mereka mampu mengkritik sistem yang ada.
Menurut Prof. Dr. Hariyono, ilmuwan sosial harus berkolaborasi dengan ilmuwan di bidang lain untuk mewujudkan persatuan dan kemajuan. Jika hanya mengejar iptek tanpa persatuan dan modal sosial, kemajuan tersebut akan mudah runtuh. Sebagai ilmuwan sosial, kita harus berusaha menunjukkan bahwa sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa berdiri sendiri.
Prof. Komarudin juga memberikan paparan pada Seminar Nasional ini sebagai keynote speaker. Rektor UNJ menyinggung perkembangan global, regional, dan nasional yang penuh dengan ketidakpastian, ketidakpastian, dan kejutan. Kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Selain itu, perguruan tinggi harus menjadi bagian penting dalam menyelesaikan permasalahan bangsa serta membangun kepercayaan terhadap negara,” katanya, melalui siaran pers, Selasa (29/10/2024).
Prof. Fauzan juga menekankan bahwa pembaharuan di masa mendatang sangat bergantung pada sumber daya manusia, dan HISPISI memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia tersebut.
Selanjutnya, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri Malang, dalam paparannya menyatakan bahwa peran ilmu sosial sejak awal pembentukan bangsa sangat dominan. Para pendiri bangsa menyadari bahwa Indonesia tidak akan merdeka tanpa pendidikan, sehingga mereka mampu mengkritik sistem yang ada.
Menurut Prof. Dr. Hariyono, ilmuwan sosial harus berkolaborasi dengan ilmuwan di bidang lain untuk mewujudkan persatuan dan kemajuan. Jika hanya mengejar iptek tanpa persatuan dan modal sosial, kemajuan tersebut akan mudah runtuh. Sebagai ilmuwan sosial, kita harus berusaha menunjukkan bahwa sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa berdiri sendiri.
Prof. Komarudin juga memberikan paparan pada Seminar Nasional ini sebagai keynote speaker. Rektor UNJ menyinggung perkembangan global, regional, dan nasional yang penuh dengan ketidakpastian, ketidakpastian, dan kejutan. Kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Lihat Juga :