Olimpiade Nasional S2O Sukses Digelar di Banyuwangi
Senin, 11 November 2024 - 22:08 WIB
loading...
Para pemenang S2O yang digelar GYPEM Indonesia bekerja sama dengan Stikes Banyuwangi menerima penghargaan, Minggu (10/11/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BANYUWANGI - Acara Stikes Science Olympiad (S2O) yang dilaksanakan Global Youth and Peace Education Movement (GYPEM) Indonesia bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi sukses digelar. Event ini berhasil menarik perhatian 12.110 peserta dari 700 sekolah lebih di seluruh Indonesia pada babak penyisihan.
Setelah melewati seleksi, sebanyak 1.643 finalis terpilih berkompetisi dalam babak final yang berlangsung pada 10 November 2024 di Auditorium GBK Stikes Banyuwangi. Olimpiade ini mencakup berbagai bidang ilmu sains dan teknologi, memberi kesempatan bagi para siswa untuk menguji kemampuan akademik mereka di tingkat nasional. Baca juga: Kalahkan Jakarta, Jawa Timur Meraih Juara Umum OSN 2024
GYPEM Indonesia, bagian dari Digital Edu Indonesia, aktif mengembangkan kegiatan-kegiatan edukatif dan kompetisi untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Dengan visi mempromosikan perdamaian dan pemberdayaan pemuda melalui pendidikan, GYPEM Indonesia terus berkolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan seperti STIKES Banyuwangi untuk mempersembahkan ajang kompetisi bergengsi seperti S2O.
Acara pembukaan diawali sambutan Ketua Stikes Banyuwangi Dr H Soekardjo, yang mengumumkan rencana transformasi STIKES Banyuwangi menjadi Universitas DR Soekardjo (UNIDSOE). Ia juga menawarkan beasiswa khusus kepada peserta jenjang SMA/SMK/MA yang tertarik untuk melanjutkan studi di STIKES Banyuwangi. ”Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada calon mahasiswa berprestasi di bidang sains dan teknologi,” katanya, Minggu (10/11/2024).
Acara ini juga dihadiri Plt Bupati Banyuwangi Sugirah, yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Ia mengatakan, ajang seperti S2O bisa menjadi tempat bagi Generasi Z menyiapkan diri di bidang sains dan teknologi serta mendukung pengembangan sumber daya manusia.
Setelah melewati seleksi, sebanyak 1.643 finalis terpilih berkompetisi dalam babak final yang berlangsung pada 10 November 2024 di Auditorium GBK Stikes Banyuwangi. Olimpiade ini mencakup berbagai bidang ilmu sains dan teknologi, memberi kesempatan bagi para siswa untuk menguji kemampuan akademik mereka di tingkat nasional. Baca juga: Kalahkan Jakarta, Jawa Timur Meraih Juara Umum OSN 2024
GYPEM Indonesia, bagian dari Digital Edu Indonesia, aktif mengembangkan kegiatan-kegiatan edukatif dan kompetisi untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Dengan visi mempromosikan perdamaian dan pemberdayaan pemuda melalui pendidikan, GYPEM Indonesia terus berkolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan seperti STIKES Banyuwangi untuk mempersembahkan ajang kompetisi bergengsi seperti S2O.
Acara pembukaan diawali sambutan Ketua Stikes Banyuwangi Dr H Soekardjo, yang mengumumkan rencana transformasi STIKES Banyuwangi menjadi Universitas DR Soekardjo (UNIDSOE). Ia juga menawarkan beasiswa khusus kepada peserta jenjang SMA/SMK/MA yang tertarik untuk melanjutkan studi di STIKES Banyuwangi. ”Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada calon mahasiswa berprestasi di bidang sains dan teknologi,” katanya, Minggu (10/11/2024).
Acara ini juga dihadiri Plt Bupati Banyuwangi Sugirah, yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Ia mengatakan, ajang seperti S2O bisa menjadi tempat bagi Generasi Z menyiapkan diri di bidang sains dan teknologi serta mendukung pengembangan sumber daya manusia.
Lihat Juga :