Riwayat Pendidikan Mentan Amran Sulaiman Pencetus Program Petani Milenial 2024
Selasa, 12 November 2024 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Maka dari itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman pun mengajak generasi muda untuk bergabung di program Petani Milenial. Tujuannya untuk mendukung swasembada pangan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 04 Tahun 2019, petani milenial adalah mereka yang berusia 19 hingga 39 tahun dan adaptif terhadap teknologi digital.
Baca juga: 10 Bulan Kembali Jadi Menteri, Ini Tujuh Capaian Keberhasilan Mentan Amran
Program ini bertujuan untuk memulihkan perekonomian masyarakat pertanian, menumbuhkan semangat kewirausahaan, serta meningkatkan produksi pangan dan peternakan.
Menteri Amran menargetkan pertumbuhan petani muda di Indonesia sebanyak 2,5 juta hingga 2024. Misi ini didukung sejumlah program, seperti Petani Milenial.
Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Indonesia yang saat ini kembali menjabat sejak Oktober 2023, memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang kuat di bidang pertanian. Ia meraih gelar sarjana, magister, dan doktoral dalam ilmu pertanian dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Selain menjadi akademisi, Amran juga merupakan peneliti dan inovator, dikenal dengan sejumlah paten yang mendukung kemajuan sektor pertanian, seperti teknologi pengendalian hama.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 04 Tahun 2019, petani milenial adalah mereka yang berusia 19 hingga 39 tahun dan adaptif terhadap teknologi digital.
Baca juga: 10 Bulan Kembali Jadi Menteri, Ini Tujuh Capaian Keberhasilan Mentan Amran
Program ini bertujuan untuk memulihkan perekonomian masyarakat pertanian, menumbuhkan semangat kewirausahaan, serta meningkatkan produksi pangan dan peternakan.
Riwayat Pendidikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Menteri Amran menargetkan pertumbuhan petani muda di Indonesia sebanyak 2,5 juta hingga 2024. Misi ini didukung sejumlah program, seperti Petani Milenial.
Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Indonesia yang saat ini kembali menjabat sejak Oktober 2023, memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang kuat di bidang pertanian. Ia meraih gelar sarjana, magister, dan doktoral dalam ilmu pertanian dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Selain menjadi akademisi, Amran juga merupakan peneliti dan inovator, dikenal dengan sejumlah paten yang mendukung kemajuan sektor pertanian, seperti teknologi pengendalian hama.
Lihat Juga :