40 Contoh Peribahasa Jawa Lengkap dengan Artinya, Cocok untuk Panduan Hidup

Kamis, 28 November 2024 - 09:13 WIB
loading...
40 Contoh Peribahasa...
Mahasiswa asing belajar menulis aksara Jawa di Perpustakaan Ubaya. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - 40 contoh peribahasa Jawa berikut dengan artinya bisa menjadi panduan hidupmu. Meski sederhana namun peribahasa Jawa ini mengandung nilai moral dan panduan praktis untuk berbagai aspek kehidupan.

Ungkapan-ungkapan bijak ini tak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga relevan dalam menyikapi berbagai persoalan modern.

Baca juga: Penuh Nasihat, Ini Contoh Peribahasa Menggunakan Kata Guru

Dalam rangka melestarikan peribahasa nusantara, khususnya peribahasa Jawa, penerapan peribahasa pun perlu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah 40 contoh peribahasa Jawa beserta artinya:

1. Alon-alon asal kelakon

Artinya: Lakukan sesuatu dengan perlahan tapi pasti, yang penting tujuan tercapai.

2. Jer basuki mawa bea

Artinya: Semua keberhasilan membutuhkan usaha atau pengorbanan.

3. Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti

Artinya: Segala sifat keras hati dan amarah bisa dilunakkan dengan kelembutan.

Baca juga: Contoh Peribahasa Menggunakan Kata Makan, Yuk Cari Tahu Artinya!

4. Adigang adigung adiguna

Artinya: Jangan sombong dengan kekuatan, kekuasaan, atau kepandaian yang dimiliki.

5. Sepi ing pamrih, rame ing gawe

Artinya: Bekerja dengan ikhlas tanpa pamrih, tetapi hasilnya bermanfaat untuk banyak orang.

6. Ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake

Artinya: Berjuang tanpa pasukan, menang tanpa merendahkan orang lain.

7. Ana catur mungkur

Artinya: Orang yang suka menjelekkan orang lain di belakang.

8. Becik ketitik, ala ketara

Artinya: Perbuatan baik atau buruk pada akhirnya akan terlihat.

9. Ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana

Artinya: Harga diri seseorang dilihat dari ucapannya, sedangkan kehormatan tubuh dilihat dari cara berpakaian.

10. Rame ing gawe, sepi ing pamrih

Artinya: Rajin bekerja tanpa mengharapkan imbalan.

11. Gajah diblangkoni, pelanduk dielik-eliki

Artinya: Hal besar diabaikan, tetapi hal kecil diperhatikan.

12. Ibarat segara asat ing dina

Artinya: Kekayaan yang besar bisa habis dalam waktu singkat.

13. Asu gedhe menang kerahe

Artinya: Yang berkuasa selalu menang meski salah.

14. Golek banyu bening, golek rereget apik

Artinya: Dalam mencari sesuatu yang baik, harus bersiap menghadapi tantangan atau kekotoran.

15. Esuk dhele sore tempe

Artinya: Seseorang yang tidak konsisten atau mudah berubah pendiriannya.

16. Mangan ora mangan kumpul

Artinya: Kebahagiaan utama adalah kebersamaan, meskipun dalam keadaan kekurangan.

17. Ngunduh wohing pakarti

Artinya: Setiap perbuatan memiliki konsekuensi yang akan dirasakan nantinya.

18. Ojo dumeh

Artinya: Jangan merasa tinggi hati hanya karena memiliki kelebihan.

19. Pinter keblinger, ala ketara

Artinya: Orang pintar yang tidak menggunakan akalnya dengan baik, akhirnya jatuh dalam kesalahan.

20. Yen tuwuh aja nganti nggetak

Artinya: Jika sukses, jangan merendahkan atau menyakiti orang lain.

21. Golek menange dhewe, golek benere dhewe

Artinya: Seseorang yang hanya mementingkan kemenangan atau kebenaran versinya sendiri.

22. Sopo nandur, bakal ngunduh

Artinya: Apa yang ditanam, itulah yang akan dituai.

23. Wong urip kudu urup

Artinya: Hidup harus bermanfaat bagi orang lain.

24. Ojo adigang adigung adiguna

Artinya: Jangan sombong dengan kekuatan, pangkat, atau kepandaian.

25. Kebo nyusu gudel

Artinya: Orang tua yang justru belajar dari anak-anaknya.

26. Kacang ora ninggal lanjaran

Artinya: Anak biasanya memiliki sifat yang mirip dengan orang tuanya.

27. Watuk sithik omahe ambruk

Artinya: Hal kecil yang diperbesar sehingga menimbulkan masalah besar.

28. Mburu uceng kelangan deleg

Artinya: Mengejar sesuatu yang kecil tetapi kehilangan sesuatu yang besar.

29. Kebo nusu gudel

Artinya: Orang yang lebih tua belajar dari yang lebih muda.

29. Mlaku alon-alon waton kelakon

Artinya: Lebih baik lambat tapi selamat daripada terburu-buru tetapi gagal.

30. Banyu mili mesthi nggoleki banyu

Artinya: Segala sesuatu akan menemukan jalannya sendiri.

31. Ojo dadi wit gedhang sing ora duwe teduh

Artinya: Jangan menjadi orang yang tidak bermanfaat bagi lingkungan.

32. Ana dina ana upa

Artinya: Selama masih ada hari, masih ada rezeki.

33. Sawang sinawang

Artinya: Kehidupan seseorang terlihat lebih baik dari jauh, padahal mungkin sama sulitnya.

34. Sing sapa temen bakal tinemu

Artinya: Barang siapa bersungguh-sungguh akan mendapatkan hasil.

35. Becik ajur-ajur ala ajur-ajur

Artinya: Orang baik akan tetap baik, orang buruk akan tetap buruk meski situasi berubah.

36. Ojo gumunan, ojo kagetan

Artinya: Jangan mudah terkejut atau heran terhadap hal-hal yang baru.

37. Tirakat iku jalaran saka tekad lan tekun

Artinya: Sukses membutuhkan usaha keras dan ketekunan.

38. Sawijining dhasar ora bisa dadi dhasar kabeh

Artinya: Satu cara tidak bisa digunakan untuk semua hal.

39. Ambeg adil paramarta

Artinya: Bersikap adil dan tidak berat sebelah dalam segala hal.

Demikian 40 contoh peribahasa Jawa yang sarat dengan makna. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia SINDOnews.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
26 Tahun Konsisten,...
26 Tahun Konsisten, Festival Musik Patrol UNEJ Jadi Wadah Pelestarian Budaya Jember
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan Gelar Festival Budaya Tempe Goes to UNESCO
Pemerintah Siapkan Strategi...
Pemerintah Siapkan Strategi Aksara Daerah Bisa Diakui UNESCO
Program PKW Tekun Tenun...
Program PKW Tekun Tenun Lahirkan Penenun Muda untuk Pelestarian Warisan Budaya
Tempe, Jaranan, dan...
Tempe, Jaranan, dan Teater Mak Yong Diajukan ke UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia
Contoh Peribahasa Menggunakan...
Contoh Peribahasa Menggunakan Kata Benang, Nomor 5 Bermakna Berhati-hati Menyelesaikan Perkara
Mengenal Gelung Nusantara:...
Mengenal Gelung Nusantara: Upaya Melestarikan Warisan Budaya di Hari Kartini
Time Magazine Nobatkan...
Time Magazine Nobatkan House of Tugu Jakarta World’s Greatest Places 2026
Mengapa Orang Jawa Menyebut...
Mengapa Orang Jawa Menyebut Bulan Syaban dengan Kata Ruwah?
Rekomendasi
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Infografis
Jurusan Kuliah Teknik...
Jurusan Kuliah Teknik yang Paling Cocok untuk Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved