Profil Prof Tatacipta Dirgantara, Rektor Terpilih ITB Periode 2025-2030
Jum'at, 29 November 2024 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
Ia kemudian melanjutkan studi doktor atau S3nya di luar negeri, tepatnya di University of London dan lulus di tahun 2000. Selain itu juga mengambil program Profesi Insinyur di ITB pada 2019 lalu.
Prof Tatacipta Dirgantara awalnya adalah seorang Staff pada Damage Tolerance Technology Department di PT Dirgantara Indonesia Bandung dari tahun 1994-1995. Sembari menjadi seorang pendidik atau dosen pada tahun yang sama yaitu 1994 di Institut Teknologi Bandung untuk Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara.
Sebelum terpilih menjadi rektor, Prof Tatacipta Dirgantara menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD), dan juga Ketua Kelompok Keahlian Mekanika Padatan dan Struktur Ringan.
Baca juga: Daftar Lengkap 10 Calon Rektor ITB Pengganti Reini Wirahadikusumah
Ia juga turut tergabung dalam asosiasi profesional seperti Insinyur Profesional Madya, Badan Kejuruan Mesin, dalam organisasi Persatuan Insinyur Indonesia pada tahun 2016, dan juga ASEAN Engineer, dalam organisasi ASEAN Federation of Engineering Organisations pada tahun 2018.
Prof Tatacipta sampai saat ini telah terlibat dalam lebih dari 70 program penelitian, baik tingkat Nasional maupun Internasional, baik sebagai peneliti utama maupun sebagai peneliti pendamping.
Prof Tatacipta Dirgantara awalnya adalah seorang Staff pada Damage Tolerance Technology Department di PT Dirgantara Indonesia Bandung dari tahun 1994-1995. Sembari menjadi seorang pendidik atau dosen pada tahun yang sama yaitu 1994 di Institut Teknologi Bandung untuk Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara.
Sebelum terpilih menjadi rektor, Prof Tatacipta Dirgantara menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD), dan juga Ketua Kelompok Keahlian Mekanika Padatan dan Struktur Ringan.
Baca juga: Daftar Lengkap 10 Calon Rektor ITB Pengganti Reini Wirahadikusumah
Ia juga turut tergabung dalam asosiasi profesional seperti Insinyur Profesional Madya, Badan Kejuruan Mesin, dalam organisasi Persatuan Insinyur Indonesia pada tahun 2016, dan juga ASEAN Engineer, dalam organisasi ASEAN Federation of Engineering Organisations pada tahun 2018.
Prof Tatacipta sampai saat ini telah terlibat dalam lebih dari 70 program penelitian, baik tingkat Nasional maupun Internasional, baik sebagai peneliti utama maupun sebagai peneliti pendamping.
Lihat Juga :