Gandeng Bank BTN, FEB UWKS Edukasi Mahasiswa Bahaya Judi Online dan Pinjol

Rabu, 04 Desember 2024 - 12:58 WIB
loading...
Gandeng Bank BTN, FEB...
Edukasi UWKS seminar Cerdas dan Aman Terhindar dari Jerat Pinjaman Online dan Judi Online, Rabu (4/12/2024). Foto/Masdarul Khoiri.
A A A
SURABAYA - Maraknya kasus judi online dan pinjaman online membuat resah masyarakat, terutama bagi keluarga yang menjadi korbannya. Berbagai upaya dilakukan untuk memberantas dan menanggulangi dua hal tersebut.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) punya inisiatif memberi edukasi kepada mahasiswanya seputar judi online dan pinjaman online.

Baca juga: Riwayat Pendidikan Sendy Aulia Tunangan Rizky Ridho, Sama-sama Sekolah di SMA Sejahtera

Edukasi dilakukan melalui seminar “Cerdas dan Aman Terhindar dari Jerat Pinjaman Online dan Judi Online, Rabu (4/12/2024). Seminar yang diikuti mahasiswa ini menghadirkan narasumber Branch Manager PT Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Mulyosari, Surabaya, Diani Wahyu Setyanti.

Menurut Diani, bahaya judi online dan pinjaman online harus diantisipasi sejak dini. Sebab, kedua hal tersebut bisa menjangkau semua kalangan.

Baca juga: Rekrutmen PCS dan PCT OJK 2024 Dibuka Hari Ini, Cek Jurusan dan Link Pendaftaran

“Bahkan saat ini data yang kami terima usia terbanyak yang kena judol dan pinjol adalah usia 19 hingga 34 tahun,” kata Diani dalam paparannya.

Karena itu, dia sangat mengapresiasi langkah UWKS yang mengadakan kegiatan edukasi kepada para mahasiswanya jangan sampai menjadi korban.

Diani lantas menjelaskan cara mahasiswa terhindari dari jerat judol dan pinjol, antara lain dengan memperbanyak waktu untuk melakukan hal-hal positif.

“Biasanya mahasiswa itu kan banyak tugas, waktu kuliah yang padat, ke perpustakaan, dan sebagainya. Perbanyaklah waktu untuk hal positif,” ujarnya.

Cara lain yaitu menghindari pergaulan dengan para penjudi atau lingkungan yang melakukan aktivitas perjudian.

“Di sini, lingkungan sangat mempengaruhi kita. Makanya adik-adik mahasiswa di sini harus pandai-pandai bergaul dan memilih teman,” tambahnya.

Diani juga menambahkan, cara lainnya adalah memblokir semua akses yang akan membawa ke permainan judi online.

“Juga harus ditanamkan pemahaman mengenai risiko berjudi, seperti menimbulkan kecanduan, depresi dan lainnya,” urainya.

Bagaimana jika sudah telanjut terjerumus ke judi online? Bankir berhijab ini pun memberikan kiat-kiatnya. Antara lain menjauhi komunitas perjudian dan memutuskan hubungan dengan teman yang berjudi.

Kiat lain adalah memblokir situs judi online, mencari dukungan orang terdekat, minta bantun orang terpercaya untuk mengelola keuangan.

“Temukan hobi dan aktivitas alternatif yang positif, serta mendapatkan bantuan professional misalnya psikolog dan tokoh agama,” paparnya.

Diani juga mengingatkan mahasiswa untuk pandai mengelola keuangan. Dia menyarankan untuk menabung dan berinvestasi. Apalagi mahasiswa di FEB UWKS sudah dibekali dengan kemampuan wirausaha.

“Menabung sejak sekarang, apalagi saat ini perbankan, termasuk di BTN sudah digitalisasi yaitu digital banking. Semua mudah,” sarannya.

Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan, FEB UWKS, Gigih Pratomo mengatakan, latar belakang kegiatan ini adalah banyaknya laporan dan informasi mengenai bahaya judi dan pinjaman online yang semakin hari semakin meresahkan.

“Apalagi sekarang ini seolah tidak mengenal usia. Mulai yang belasan hingga yang sudah tua banyak yang terjerumus pada judi online,” terangnya.

Pihaknya sengaja menggandeng perbankan dengan harapan mahasiswa bisa membandingkan antara meminjam di bank dan pinjol.

“Dengan hadirnya narasumber dari Bank BTN ini para mahasiswa akan mendapat pencerahan sehingga mereka bisa makin pintar mengelola keuangannya,” ungkapnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved