Sidang Tanwir Muhammadiyah, Abdul Mu'ti Bicara tentang Pendidikan Bermutu untuk Semua
Jum'at, 06 Desember 2024 - 16:15 WIB
loading...
Mendikdasmen Abdul Muti menghadiri Sidang Tanwir Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/12/2024). Muti yang juga Sekretaris Umum PP Muhammadiyah bicara tentang pendidikan bermutu untuk semua. Foto/Istimewa
A
A
A
KUPANG - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menghadiri Sidang Tanwir Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/12/2024). Mu'ti yang juga Sekretaris Umum PP Muhammadiyah bicara tentang pendidikan bermutu untuk semua.
Menurut Mu'ti, negara-negara yang ekonominya maju ditandai pendidikan yang maju. Negara seperti Singapura dan Finlandia maju karena pendidikan maju dan bermutu.
Mu'ti mengatakan, pendidikan bermutu untuk semua merupakan amanat UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Selain itu juga amanat UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menyebutkan setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu.
Baca Juga: Abdul Muti Singgung UN Usai Dilantik Jadi Menteri, Ada Apa?
Menteri Mu'ti pun mengharapkan kepada Muhammadiyah agar bisa bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan visi itu. Harapan itu bukanlah tanpa alasan. Muhammadiyah secara nyata telah menjadi pengelola lembaga pendidikan terbesar di Indonesia.
Menurut Mu'ti, negara-negara yang ekonominya maju ditandai pendidikan yang maju. Negara seperti Singapura dan Finlandia maju karena pendidikan maju dan bermutu.
Mu'ti mengatakan, pendidikan bermutu untuk semua merupakan amanat UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Selain itu juga amanat UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menyebutkan setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu.
Baca Juga: Abdul Muti Singgung UN Usai Dilantik Jadi Menteri, Ada Apa?
Menteri Mu'ti pun mengharapkan kepada Muhammadiyah agar bisa bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan visi itu. Harapan itu bukanlah tanpa alasan. Muhammadiyah secara nyata telah menjadi pengelola lembaga pendidikan terbesar di Indonesia.
Lihat Juga :