LAN RI Siapkan SDM Kompeten untuk Hadapi Transformasi Digital
Rabu, 11 Desember 2024 - 13:32 WIB
loading...
Plt Kepala LAN, Muhammad Taufiq mengatakan,ke depan banyak pekerjaan manusia yang akan di ambil alih oleh AI akan tetapi juga banyak pekerjaan baru yang akan tercipta. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Administrasi Negara (LAN), Tanoto Group, dan Telkom Group serta Kementerian PANRB nenyelenggarakan seminar nasional "Menyiapkan SDM Aparatur yang Kompeten untuk Percepatan Transformasi Digital dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)".
Seminar yang mengambil tema “Future Jobs and skills: Menyiapkan SDM Aparatur yang Kompeten untuk Percepatan Transformasi Digital dan Pemanfaatan Artificial Intelligence” ini dilaksanakan di Auditorium Prof. Agus Dwiyanto, Gedung A Lantai 2Kantor LAN, Jalan Veteran No. 10, Jakarta Pusat.
“Di Indonesia 70% Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mengenal bahkan menggunakan AI dan 30% lainnya masih belum. Namun demikian, yang sudah mencapai tujuan digital mindset akan AI hanya 30% yang memilikinya sedangkan 70% lainnya hanya mengenal atau sekadar menggunakannya saja,” papar Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kemenpan RB Cahyono Tri Birowo, Rabu 10 Desember 2024.
Baca juga: Kembangkan Data Center di Indonesia, 3 Teknologi Berbasis AI Dikenalkan
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Informasi Stella Christie mengatakan, penetrasi internet di Indonesia sangat besar. ”Akan tetapi penggunaan lebih besar ke sosial media dan sebagian besar hanya tahu dan mengenal saja tidak memahami fungsi media sosial dan dampak positif AI untuk transfomasi teknologi,"ujarnya.
Meski begitu hal itu bisa menjadi modal untuk penguasaan teknologi sebagai tahap awal transformasi teknologi melalui AI tetapi edukasinya harus lebih lagi. Transformasi digital bagi ASN adalah transformasi manusia sebagai aparatur Negara yang bekerja karena akan memberikan dampak yang luas bagi negara.
Baca juga: Kembangkan AI di Indonesia, Microsoft Cetak Rekor Investasi Rp27,6 Triliun
Seminar yang mengambil tema “Future Jobs and skills: Menyiapkan SDM Aparatur yang Kompeten untuk Percepatan Transformasi Digital dan Pemanfaatan Artificial Intelligence” ini dilaksanakan di Auditorium Prof. Agus Dwiyanto, Gedung A Lantai 2Kantor LAN, Jalan Veteran No. 10, Jakarta Pusat.
“Di Indonesia 70% Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mengenal bahkan menggunakan AI dan 30% lainnya masih belum. Namun demikian, yang sudah mencapai tujuan digital mindset akan AI hanya 30% yang memilikinya sedangkan 70% lainnya hanya mengenal atau sekadar menggunakannya saja,” papar Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kemenpan RB Cahyono Tri Birowo, Rabu 10 Desember 2024.
Baca juga: Kembangkan Data Center di Indonesia, 3 Teknologi Berbasis AI Dikenalkan
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Informasi Stella Christie mengatakan, penetrasi internet di Indonesia sangat besar. ”Akan tetapi penggunaan lebih besar ke sosial media dan sebagian besar hanya tahu dan mengenal saja tidak memahami fungsi media sosial dan dampak positif AI untuk transfomasi teknologi,"ujarnya.
Meski begitu hal itu bisa menjadi modal untuk penguasaan teknologi sebagai tahap awal transformasi teknologi melalui AI tetapi edukasinya harus lebih lagi. Transformasi digital bagi ASN adalah transformasi manusia sebagai aparatur Negara yang bekerja karena akan memberikan dampak yang luas bagi negara.
Baca juga: Kembangkan AI di Indonesia, Microsoft Cetak Rekor Investasi Rp27,6 Triliun
Lihat Juga :