Mobil Listrik BINUS ASO Dukung Kendaraan Masa Depan di Indonesia
Jum'at, 20 Desember 2024 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
“Meski kapasitas baterai saat ini masih kecil, prototipe ini adalah langkah awal untuk pengujian performa dan pengembangan kendaraan yang layak digunakan di jalan raya,” ungkap Sofyan perwakilan dari BINUS ASO School of Engineering, melalui siaran pers, Jumat (20/12/2024).
Proyek prototipe ini tidak terlepas dari kesuksesan tim mahasiswa BINUS ASO School of Engineering dalam kompetisi Shell Eco Marathon Asia. Dalam kompetisi tersebut, tim berhasil mengembangkan mobil listrik hemat energi yang mendemonstrasikan keahlian teknis dan kreativitas mahasiswa Indonesia di track balapan Sirkuit Internasional Mandalika.
Kini, melalui prototipe terbaru ini, BINUS ASO membawa inovasi tersebut ke tingkat yang lebih praktis dan
relevan untuk kebutuhan pasar. Prototipe baru ini dirancang sebagai kendaraan penumpang dengan tujuan memenuhi kebutuhan mobilitas urban.
Kendaraan buatan BINUS ASO School of Engineering mengusung desain compact yang ideal untuk penggunaan perkotaan, sekaligus menjadi platform dasar untuk pengembangan mobil listrik skala produksi di masa depan.
“Kami percaya bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah akan membawa Indonesia lebih dekat pada era transportasi yang lebih ramah lingkungan,” pungkasnya.
Proyek prototipe ini tidak terlepas dari kesuksesan tim mahasiswa BINUS ASO School of Engineering dalam kompetisi Shell Eco Marathon Asia. Dalam kompetisi tersebut, tim berhasil mengembangkan mobil listrik hemat energi yang mendemonstrasikan keahlian teknis dan kreativitas mahasiswa Indonesia di track balapan Sirkuit Internasional Mandalika.
Kini, melalui prototipe terbaru ini, BINUS ASO membawa inovasi tersebut ke tingkat yang lebih praktis dan
relevan untuk kebutuhan pasar. Prototipe baru ini dirancang sebagai kendaraan penumpang dengan tujuan memenuhi kebutuhan mobilitas urban.
Kendaraan buatan BINUS ASO School of Engineering mengusung desain compact yang ideal untuk penggunaan perkotaan, sekaligus menjadi platform dasar untuk pengembangan mobil listrik skala produksi di masa depan.
“Kami percaya bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah akan membawa Indonesia lebih dekat pada era transportasi yang lebih ramah lingkungan,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :