Kisah Risa, Lulus S1 UNY Tanpa Skripsi Kini Raih Gelar S2 dengan Tesis Inovatif
Jum'at, 27 Desember 2024 - 08:56 WIB
loading...
Mahasiswa UNY Risa Nurullailiyah Sujono, atau yang akrab disapa Risa. Foto/UNY.
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa UNY Risa Nurullailiyah Sujono, atau yang akrab disapa Risa, berhasil menyelesaikan program magister pada Pendidikan IPA dengan hasil yang membanggakan. Sebelumnya ia berhasil lulus S1 tanpa menulis skripsi .
Prestasinya ini tidak lepas dari tesis inovatif berjudul "Pengembangan Virtual Laboratory IPA Terintegrasi Potensi Lokal Kerajinan Perak Kotagede Berpendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Peserta Didik SMP".
Baca juga: Kisah Enggis, Wisudawan Termuda UNY Raih Gelar Doktor di Usia 25 Tahun
Tesis tersebut merupakan hasil pengembangan dari karya yang pernah ia buat saat meraih medali emas pada Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2021, Divisi 2 Inovasi Materi Digital Pendidikan. Dalam kompetisi itu, Risa membawakan karya bertema "Pengembangan Modul Discovery Learning berbasis Virtual Lab dan Augmented Reality untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Optika Geometri."
“Dengan prestasi itu, saya bisa lulus tanpa skripsi dan menyelesaikan studi sarjana dalam waktu hanya 3 tahun 6 bulan,” ungkap Risa, dikutip dari laman UNY, Jumat (27/12/2024).
Baca juga: Kisah Novi, Gadis Asal Boyolali Jadi Mahasiswa Termuda UNY di Usia 15 Tahun
Pada tesis magisternya, Risa mengembangkan lebih jauh metode Virtual Lab dan Augmented Reality, kali ini dengan menambahkan unsur potensi lokal seperti kerajinan perak Kotagede.
Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk mengintegrasikan nilai-nilai warisan budaya lokal ke dalam media pembelajaran sains.
Prestasinya ini tidak lepas dari tesis inovatif berjudul "Pengembangan Virtual Laboratory IPA Terintegrasi Potensi Lokal Kerajinan Perak Kotagede Berpendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Peserta Didik SMP".
Baca juga: Kisah Enggis, Wisudawan Termuda UNY Raih Gelar Doktor di Usia 25 Tahun
Tesis tersebut merupakan hasil pengembangan dari karya yang pernah ia buat saat meraih medali emas pada Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2021, Divisi 2 Inovasi Materi Digital Pendidikan. Dalam kompetisi itu, Risa membawakan karya bertema "Pengembangan Modul Discovery Learning berbasis Virtual Lab dan Augmented Reality untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Optika Geometri."
“Dengan prestasi itu, saya bisa lulus tanpa skripsi dan menyelesaikan studi sarjana dalam waktu hanya 3 tahun 6 bulan,” ungkap Risa, dikutip dari laman UNY, Jumat (27/12/2024).
Baca juga: Kisah Novi, Gadis Asal Boyolali Jadi Mahasiswa Termuda UNY di Usia 15 Tahun
Pada tesis magisternya, Risa mengembangkan lebih jauh metode Virtual Lab dan Augmented Reality, kali ini dengan menambahkan unsur potensi lokal seperti kerajinan perak Kotagede.
Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk mengintegrasikan nilai-nilai warisan budaya lokal ke dalam media pembelajaran sains.
Lihat Juga :