Kisah Risa, Lulus S1 UNY Tanpa Skripsi Kini Raih Gelar S2 dengan Tesis Inovatif
Jum'at, 27 Desember 2024 - 08:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Protes Kenaikan UKT, Ketua BEM UNY Diintimidasi Beasiswa Bakal Dicabut
Menurut Risa, tidak banyak generasi muda yang mengenal kerajinan perak sebagai potensi budaya, sehingga penting untuk memperkenalkannya melalui pendidikan.
Penelitian Risa bertujuan menghadirkan media pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan budaya lokal untuk meningkatkan pemahaman dan atensi siswa terhadap potensi daerah. Menurutnya, pengemasan budaya lokal yang menarik dalam pembelajaran sangat penting agar generasi muda lebih memahami dan menghargai budaya mereka sendiri.
Selain fokus pada penelitian tesis, Risa juga aktif menulis antologi puisi dan beberapa artikel yang terindeks Sinta 2, salah satunya berjudul "Science Virtual Laboratory Implementation to Improve Students' Critical Thinking Skills: A Content Analysis."
Gadis kelahiran Bantul, 21 Desember 2000, ini menempuh program magister dengan dukungan Beasiswa Indonesia Maju, bagian dari Beasiswa Pendidikan Indonesia – LPDP. Prestasinya di tingkat magister membawanya kembali melanjutkan studi ke jenjang doktoral pada Konsentrasi IPA di FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) atas rekomendasi kepala program studinya.
Melalui berbagai pencapaian dan inovasinya, Risa berharap generasi muda dapat lebih mengenal dan memanfaatkan potensi lokal, sekaligus memajukan pendidikan berbasis budaya di Indonesia.
Menurut Risa, tidak banyak generasi muda yang mengenal kerajinan perak sebagai potensi budaya, sehingga penting untuk memperkenalkannya melalui pendidikan.
Media Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal
Penelitian Risa bertujuan menghadirkan media pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan budaya lokal untuk meningkatkan pemahaman dan atensi siswa terhadap potensi daerah. Menurutnya, pengemasan budaya lokal yang menarik dalam pembelajaran sangat penting agar generasi muda lebih memahami dan menghargai budaya mereka sendiri.
Selain fokus pada penelitian tesis, Risa juga aktif menulis antologi puisi dan beberapa artikel yang terindeks Sinta 2, salah satunya berjudul "Science Virtual Laboratory Implementation to Improve Students' Critical Thinking Skills: A Content Analysis."
Penerima Beasiswa LPDP dan Studi Doktoral di UNY
Gadis kelahiran Bantul, 21 Desember 2000, ini menempuh program magister dengan dukungan Beasiswa Indonesia Maju, bagian dari Beasiswa Pendidikan Indonesia – LPDP. Prestasinya di tingkat magister membawanya kembali melanjutkan studi ke jenjang doktoral pada Konsentrasi IPA di FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) atas rekomendasi kepala program studinya.
Melalui berbagai pencapaian dan inovasinya, Risa berharap generasi muda dapat lebih mengenal dan memanfaatkan potensi lokal, sekaligus memajukan pendidikan berbasis budaya di Indonesia.
(nnz)
Lihat Juga :