Menanti BBM Turun Harga

Rabu, 15 April 2020 - 05:31 WIB
loading...
A A A
Sebagai perbandingan, data Kementerian ESDM menyebutkan, harga rata-rata acuan Indonesia Crude Price (ICP) selama Maret 2020 menjadi USD34,23 per barel, turun tajam dari rata-rata ICP Februari di level USD56,61 per barel. Sebagai perbandingan, ICP pada Januari bahkan bertengger di USD65,38 per barel.

Namun, keputusan negara-negara anggota OPEC bersama Rusia yang sepakat memangkas produksi minyak diperkirakan bakal kembali mengerek harga minyak mentah.

Merespons penurunan harga minyak mentah dunia, tampaknya PT Pertamina (Persero) selaku badan usaha milik negara (BUMN) justru memanfaatkan untuk menambah impor minyak mentah maupun produk bahan bakar minyak (BBM). Tambahan impor tersebut, menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, untuk menjamin ketersediaan pasokan energi nasional.

Di lain pihak, Tim Harga Minyak Indonesia telah menetapkan harga acuan minyak mentah ICP Maret 2020 sebesar USD34,23 per barel atau turun 39,5% dibandingkan Februari 2020 sebesar USD56,61 per barel. Penurunan ICP itu satu di antaranya akibat dari kebijakan karantina wilayah di sejumlah negara karena dampak meluasnya wabah Covid-19. Selain itu, pembatasan perjalanan atau travel restriction antarnegara juga berakibat pada penurunan permintaan minyak mentah di pasar global.

Pertanyaannya, akankah pemerintah menurunkan harga BBM di Tanah Air setelah ICP disesuaikan? Pertanyaan ini layak disampaikan setelah mempertimbangkan harga minyak dunia yang cenderung turun kendati nilai tukar dolar AS justru merangsek naik. Pertimbangan lain, di saat kondisi ekonomi terdampak pandemi korona seperti saat ini, rasanya pantas jika masyarakat juga dibantu dengan harga BBM yang lebih terjangkau agar daya beli tetap terjaga. (*)
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Isi Bensin...
Benarkah Isi Bensin Siang Hari Lebih Sedikit? Ini Penjelasan Ilmiah Dosen IPB University
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Dukung Pemerintah Hemat...
Dukung Pemerintah Hemat Energi, Rodalink Ajak Masyarakat Bandung Bersepeda
Gaza Dibanjiri Coklat...
Gaza Dibanjiri Coklat dan Minuman Ringan saat Bahan Bakar dan Obat-obatan Ditahan Israel
Rekomendasi
Heboh! Wanita Ini Mengaku...
Heboh! Wanita Ini Mengaku Istri Siri Vicky Prasetyo dan Ditelantarkan saat Hamil
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
Berita Terkini
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD 2026, Salam Sapa hingga Operasi Semut
UGM Tegaskan Tidak Ada...
UGM Tegaskan Tidak Ada Penambahan Kuota Mahasiswa Baru di Jalur Mandiri 2026
Kemendikdasmen Ungkap...
Kemendikdasmen Ungkap Alasan Jadwal TKA SMA 2026 Dimajukan
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Putuskan Mundur dari S3 Ilmu Komunikasi UI, Berapa Biaya Kuliahnya?
Padukan Sport Science...
Padukan Sport Science dan Karakter, Alumni S2 IKESOR FK Unair Tembus Sepak Bola Internasional
Istana Buckingham Buka...
Istana Buckingham Buka Lowongan Videografer Kerajaan, Berapa Gajinya?
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved