Pentas Musik Tradisional di Ruang Publik Meriahkan Pergantian Tahun 2025
Kamis, 02 Januari 2025 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kementerian Kebudayaan Gunakan Logo Baru, Ada Unsur Tenun hingga Rumah Adat Minang
1. Musik Kolintang “FS Ansambel” di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta: Menampilkan permainan ensambel Kolintang Minahasa dengan membawakan lagu-lagu daerah, nasional, dan internasional yang sudah diaransemen ke dalam bentuk melodi permainan kolintang.
2. World Music Series Ensemble di Stasiun KCIC Halim, Jakarta: Menampilkan kolaborasi musik etnik Indonesia yang menggabungkan berbagai alat musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Kendang Sunda, Sape Kalimantan, Tehyan Betawi, dan Suling Bambu.
3. D'Big Malay Band (Musik Etnik Nuansa Melayu Sumatra) di Stasiun Gambir, Jakarta: Menyuguhkan irama melayu yang khas dengan membawakan lagu-lagu Melayu dan Timur Tengah.
4. Trio Gemblong & Republik Kedangers Bandung di Stasiun KCIC Padalarang, Bandung: Mengeksplorasi karya musik tradisional, khususnya kendang, serta seni vokal khas Sunda yang diperkaya dengan instrumen kacapi suling.
5. Genggong Kutus (Tabuh Genggong Batuan) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali: Menghadirkan kekayaan seni tradisional Desa Batuan melalui komposisi klasik Genggong dan Suling Gambuh, persembahan dari Komunitas Kita Poleng.
Dalam tiga sesi, penonton menikmati alunan tabuh, seperti Semar Penggulingan, Sekar Sungkang, dan Lagu Tangis yang menggambarkan nuansa melodi khas selendro. Instrumen unik melibatkan genggong, suling, kendang, kempluk, dan gong, yang diwariskan turun-temurun dan kini jarang ditemukan di Bali.
1. Musik Kolintang “FS Ansambel” di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta: Menampilkan permainan ensambel Kolintang Minahasa dengan membawakan lagu-lagu daerah, nasional, dan internasional yang sudah diaransemen ke dalam bentuk melodi permainan kolintang.
2. World Music Series Ensemble di Stasiun KCIC Halim, Jakarta: Menampilkan kolaborasi musik etnik Indonesia yang menggabungkan berbagai alat musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Kendang Sunda, Sape Kalimantan, Tehyan Betawi, dan Suling Bambu.
3. D'Big Malay Band (Musik Etnik Nuansa Melayu Sumatra) di Stasiun Gambir, Jakarta: Menyuguhkan irama melayu yang khas dengan membawakan lagu-lagu Melayu dan Timur Tengah.
4. Trio Gemblong & Republik Kedangers Bandung di Stasiun KCIC Padalarang, Bandung: Mengeksplorasi karya musik tradisional, khususnya kendang, serta seni vokal khas Sunda yang diperkaya dengan instrumen kacapi suling.
5. Genggong Kutus (Tabuh Genggong Batuan) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali: Menghadirkan kekayaan seni tradisional Desa Batuan melalui komposisi klasik Genggong dan Suling Gambuh, persembahan dari Komunitas Kita Poleng.
Dalam tiga sesi, penonton menikmati alunan tabuh, seperti Semar Penggulingan, Sekar Sungkang, dan Lagu Tangis yang menggambarkan nuansa melodi khas selendro. Instrumen unik melibatkan genggong, suling, kendang, kempluk, dan gong, yang diwariskan turun-temurun dan kini jarang ditemukan di Bali.
Lihat Juga :