Contoh Peribahasa Menggunakan Kata Karam, Ada yang Bermakna Mendapat Bencana Tanpa Sebab

Rabu, 15 Januari 2025 - 07:37 WIB
loading...
Contoh Peribahasa Menggunakan...
Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Contoh peribahasa menggunakan kata karam akan diulas di artikel ini. Dari beberapa peribahasa menggunakan kata karam , ada yang bermakna mendapat bencana tanpa sebab.

Saat belajar Bahasa Indonesia di sekolah, kita diperkenalkan tentang peribahasa. Ada banyak peribahasa yang diajarkan kepada kita. Untuk mengingat kembali apa itu peribahasa dan contohnya, artikel ini akan mengulasnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ), peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan). Peribahasa juga bermakna ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Baca Juga: 20 Peribahasa Populer Lengkap dengan Maknanya

Sementara, karam dalam KBBI bermakna tenggelam ke dasar laut (tentang kapal dan sebagainya).

Contoh Peribahasa Menggunakan Kata Karam


1. Karam berdua, basah seorang

Peribahasa ini bermakna dua orang berbuat salah, seorang saja yang kena hukum.

2. Karam di darat

Makna peribahasa ini adalah mendapat kecelakaan di tempat sendiri atau di tempat yang sebenarnya aman.

3. Karam tidak berair

Peribahasa ini berarti mendapat bencana tanpa sebab.

4. Karam sambal oleh belacan

Arti peribahasa ini adalah mendapat kerugian karena perbuatan orang kepercayaan atau yang dikasihi.

5. Disangka tiada akan mengaram, ombak yang kecil diabaikan

Peribahasa ini bermakna tiada mengindahkan bahaya yang kecil, akhirnya tertimpa bencana besar.



Demikian contoh peribahasa menggunakan kata karam. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Kegiatan Pembelajaran...
Kegiatan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumatera Berlangsung 100 Persen, tapi Belum Ideal
Sahur atau Saur? Ini...
Sahur atau Saur? Ini 10 Kata Baku Seputar Ramadan dengan Penulisan Sesuai KBBI
Hasil TKA 2025 Ungkap...
Hasil TKA 2025 Ungkap Karakter Sosial dan Literasi Murid SMA/SMK Indonesia Kian Kuat
Sejarah dan Perkembangan...
Sejarah dan Perkembangan KBBI: Dari Kamus Cetak hingga 210 Ribu Entri Digital
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Pembelajaran bagi Sekolah di Kawasan Terdampak Bencana
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Membangun Kesadaran...
Membangun Kesadaran Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah Dasar
Rekomendasi
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Berita Terkini
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved