Universitas Bakrie-UiTM Malaysia Kolaborasi Revitalisasi Sopan Santun di Era Digital
Kamis, 16 Januari 2025 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Sebaliknya, skor di negara Malaysia justru menurun sebanyak 4 poin menjadi 63. Penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya hoax, ujaran kebencian, hingga diskriminasi.
Mahasiswa UiTM, Tunku Mahsuri Jewa dan Muhammad Johann Isni'n, berbagi perspektif tentang bagaimana derasnya arus konten media sosial di Malaysia mempengaruhi sopan santun generasi muda. Mereka sepakat bahwa nilai ini penting untuk menjaga hubungan yang baik di tengah dunia digital yang dinamis.
“Sebagai generasi muda kita perlu saling mengingatkan bahwa sopan santun itu kunci komunikasi yang saling menghormati” jelas Tunku Mahsuri.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Suharyanti menyoroti peran komunikasi dalam tantangan ini. “Sebagai pendidik, kami harap mahasiswa paham bahwa komunikasi yang etis bukan hanya soal keterampilan, tapi juga bagian dari karakter yang akan mereka bawa saat terjun di masyarakat".
Dirinya menambahkan bahwa sopan santun itu harus ada dalam setiap cara kita berkomunikasi entah itu berbicara, menulis, atau interaksi digital.
Mahasiswa UiTM, Tunku Mahsuri Jewa dan Muhammad Johann Isni'n, berbagi perspektif tentang bagaimana derasnya arus konten media sosial di Malaysia mempengaruhi sopan santun generasi muda. Mereka sepakat bahwa nilai ini penting untuk menjaga hubungan yang baik di tengah dunia digital yang dinamis.
“Sebagai generasi muda kita perlu saling mengingatkan bahwa sopan santun itu kunci komunikasi yang saling menghormati” jelas Tunku Mahsuri.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Suharyanti menyoroti peran komunikasi dalam tantangan ini. “Sebagai pendidik, kami harap mahasiswa paham bahwa komunikasi yang etis bukan hanya soal keterampilan, tapi juga bagian dari karakter yang akan mereka bawa saat terjun di masyarakat".
Dirinya menambahkan bahwa sopan santun itu harus ada dalam setiap cara kita berkomunikasi entah itu berbicara, menulis, atau interaksi digital.
Lihat Juga :