Jadi Wisudawan S2 Termuda dan Tercepat UGM, Ini Sosok Aldino Javier
Jum'at, 24 Januari 2025 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian dalam tesisnya dilatarbelakangi oleh masih tingginya penggunaan bahan bakar fosil untuk avtur.
“Saya mencoba mengembangkan bioavtur dari sumber biomassa berupa minyak jelantah yang tidak hanya mudah didapatkan di alam, tetapi juga merupakan bentuk inovasi waste-to-wealth demi menjaga kelestarian lingkungan,” tutur Aldino.
Hasil risetnya tentang proses hydrotreatment yang dirancang Aldino mampu mengubah minyak jelantah menjadi bioavtur dengan komposisi kimia yang sangat mirip dengan avtur berbasis fosil.
Proyek-proyek pengembangan nanokatalis yang ditekuni Aldino selama tiga tahun terakhir juga menghasilkan sejumlah karya riset yang telah dipublikasikan di jurnal internasional. Saat ini, ia telah memiliki total 26 karya jurnal terindeks scopus.
“Saya kira ini merupakan achievement yang luar biasa bagi diri saya. Semoga ke depannya saya bisa lebih produktif lagi dan dapat menghasilkan karya-karya lainnya,” tutur anak bungsu dari dua bersaudara ini.
Aldino berharap riset yang dilakukannya ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mendukung transformasi energi ke proses yang lebih hijau. Mengingat pemerintah dan konsensus global saat ini sedang gencar mengupayakan solusi untuk mengatasi perubahan iklim.
“Penelitiannya tentu masih memerlukan evaluasi dan pengembangan lebih lanjut, namun ia berharap inovasi ini nantinya dapat diaplikasikan pada skala industri,” pungkasnya.
“Saya mencoba mengembangkan bioavtur dari sumber biomassa berupa minyak jelantah yang tidak hanya mudah didapatkan di alam, tetapi juga merupakan bentuk inovasi waste-to-wealth demi menjaga kelestarian lingkungan,” tutur Aldino.
Hasil risetnya tentang proses hydrotreatment yang dirancang Aldino mampu mengubah minyak jelantah menjadi bioavtur dengan komposisi kimia yang sangat mirip dengan avtur berbasis fosil.
Proyek-proyek pengembangan nanokatalis yang ditekuni Aldino selama tiga tahun terakhir juga menghasilkan sejumlah karya riset yang telah dipublikasikan di jurnal internasional. Saat ini, ia telah memiliki total 26 karya jurnal terindeks scopus.
“Saya kira ini merupakan achievement yang luar biasa bagi diri saya. Semoga ke depannya saya bisa lebih produktif lagi dan dapat menghasilkan karya-karya lainnya,” tutur anak bungsu dari dua bersaudara ini.
Harapan untuk Mendukung Energi Hijau
Aldino berharap riset yang dilakukannya ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mendukung transformasi energi ke proses yang lebih hijau. Mengingat pemerintah dan konsensus global saat ini sedang gencar mengupayakan solusi untuk mengatasi perubahan iklim.
“Penelitiannya tentu masih memerlukan evaluasi dan pengembangan lebih lanjut, namun ia berharap inovasi ini nantinya dapat diaplikasikan pada skala industri,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :