Prestasi Brian Yuliarto, Pakar Nanomaterial yang Digadang Jadi Calon Mendikti Saintek
Rabu, 19 Februari 2025 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Hingga kini, ia telah memiliki 14 Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dengan empat di antaranya berstatus granted. Dedikasi dan kontribusinya dalam dunia riset telah diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya:
Akademisi Berprestasi ITB (2017)
Peneliti Terbaik ITB (2021)
Masuk dalam jajaran The World’s Top 2% Scientist 2022 versi Stanford University
Peringkat 1 peneliti bidang Nano Sciences dan Nanotechnology di Indonesia versi AD Scientific Index 2024.
Baca juga: Profil Pendidikan Prof Brian Yuliarto, Kandidat Mendikti Saintek yang Akan Dilantik Hari Ini
Brian Yuliarto pada 2024 lalu meraih Habibie Prize bidang Ilmu Rekayasa pada Anugerah Talenta Unggul Habibie Prize 2024.
Dikutip dari laman ITB, Brian Yuliarto yang juga menjabat sebagai dosen ITB mempunyai rekam jejak serius di dunia akademik dan riset untuk pengembangan nanomaterial untuk aplikasi sensor dan energi.
Baca juga: Prabowo Dikabarkan Reshuffle Mendikti Saintek Satryo, Penggantinya Brian Yuliarto
Brian Yuliarto tercatat sudah berhasil menerbitkan 329 artikel ilmiah terindeks Scopus dan telah disitasi sebanyak 5.618 kali dengan h-indeks 38.
Sejumlah terobosan inovasi yang dikembangkan Brian seperti sensor untuk gas berbahaya, polutan, dan kebutuhan diagnosis penyakit seperti demam berdarah, hepatitis, kanker, serta berbagai bakteri patogen yang mengancam kesehatan manusia.
Akademisi Berprestasi ITB (2017)
Peneliti Terbaik ITB (2021)
Masuk dalam jajaran The World’s Top 2% Scientist 2022 versi Stanford University
Peringkat 1 peneliti bidang Nano Sciences dan Nanotechnology di Indonesia versi AD Scientific Index 2024.
Baca juga: Profil Pendidikan Prof Brian Yuliarto, Kandidat Mendikti Saintek yang Akan Dilantik Hari Ini
Brian Yuliarto pada 2024 lalu meraih Habibie Prize bidang Ilmu Rekayasa pada Anugerah Talenta Unggul Habibie Prize 2024.
Dikutip dari laman ITB, Brian Yuliarto yang juga menjabat sebagai dosen ITB mempunyai rekam jejak serius di dunia akademik dan riset untuk pengembangan nanomaterial untuk aplikasi sensor dan energi.
Baca juga: Prabowo Dikabarkan Reshuffle Mendikti Saintek Satryo, Penggantinya Brian Yuliarto
Brian Yuliarto tercatat sudah berhasil menerbitkan 329 artikel ilmiah terindeks Scopus dan telah disitasi sebanyak 5.618 kali dengan h-indeks 38.
Sejumlah terobosan inovasi yang dikembangkan Brian seperti sensor untuk gas berbahaya, polutan, dan kebutuhan diagnosis penyakit seperti demam berdarah, hepatitis, kanker, serta berbagai bakteri patogen yang mengancam kesehatan manusia.
Lihat Juga :