Beasiswa Belum Mampu Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi, Kemendikti Susun Strategi Nasional
Minggu, 09 Maret 2025 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
"Usaha menaikkan APK belum terintegrasi secara optimal dan pendekatannya masih parsial. Karena itu kami mendorong agar hal ini menjadi perhatian bersama," katanya, melalui siaran pers, Minggu (9/3/2025).
Baca juga: PMB Unhan 2025 Ditutup 28 Februari, Bisa Kuliah Kedokteran Gratis
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tengah merancang strategi yang lebih menyeluruh guna meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Salah satu langkah yang diambil adalah mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung pendanaan pendidikan bagi putra-putri di wilayah masing-masing.
Pemerintah pusat menilai bahwa keterlibatan daerah, terutama di wilayah dengan APK rendah, dapat memperluas akses bagi calon mahasiswa yang selama ini kesulitan mendapatkan bantuan pendidikan dari skema beasiswa nasional.
Selain itu, pemerintah juga berencana untuk mendiversifikasi skema beasiswa. Salah satunya dengan menyediakan program khusus bagi mahasiswa dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar dapat mengenyam pendidikan tinggi serta berkontribusi dalam pembangunan di daerah mereka.
Baca juga: MNC University dan FFI Bersinergi, Ada Beasiswa Eksklusif untuk Atlet Futsal Berprestasi
Para penerima beasiswa nantinya diwajibkan untuk kembali ke daerah asal setelah menyelesaikan studi, sehingga mereka dapat berperan sebagai penggerak pembangunan di komunitas masing-masing.
Baca juga: PMB Unhan 2025 Ditutup 28 Februari, Bisa Kuliah Kedokteran Gratis
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tengah merancang strategi yang lebih menyeluruh guna meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Salah satu langkah yang diambil adalah mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung pendanaan pendidikan bagi putra-putri di wilayah masing-masing.
Pemerintah pusat menilai bahwa keterlibatan daerah, terutama di wilayah dengan APK rendah, dapat memperluas akses bagi calon mahasiswa yang selama ini kesulitan mendapatkan bantuan pendidikan dari skema beasiswa nasional.
Selain itu, pemerintah juga berencana untuk mendiversifikasi skema beasiswa. Salah satunya dengan menyediakan program khusus bagi mahasiswa dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar dapat mengenyam pendidikan tinggi serta berkontribusi dalam pembangunan di daerah mereka.
Baca juga: MNC University dan FFI Bersinergi, Ada Beasiswa Eksklusif untuk Atlet Futsal Berprestasi
Para penerima beasiswa nantinya diwajibkan untuk kembali ke daerah asal setelah menyelesaikan studi, sehingga mereka dapat berperan sebagai penggerak pembangunan di komunitas masing-masing.
Lihat Juga :