Tinggi Peminat, Jurusan Ilmu Komunikasi UNJ Jadi Prodi Terketat di SNBP 2025
Selasa, 18 Maret 2025 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Prof Komarudin Rektor UNJ mengatakan bahwa dalam mencapai hal tersebut, paling tidak memerlukan beberapa upaya. Pertama, prinsip konsistensi, yakni kesesuaian dari awal hingga akhir, kesesuaian antara perencanaan hingga target (goal).
Kedua, prinsip sinkronisasi, yaitu sinergitas keseluruhan dari niat, proses yang dilalui hingga cara yang digunakan. Ketiga, prinsip kolaborasi, yaitu bersama-sama, gotong royong dalam mewujudkan harapan dan cita-cita.
Keempat, prinsip keberlanjutan (sustainability) yakni ketersambungan satu dengan yang lainnya, hari ini dan hari esok, maka janganlah kita memutus salah satu fitrah kehidupan ini.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ Prof. Dr. Fahrurrozi menambahkan, hal lain juga dengan perubahan UNJ menjadi PTNBH membawa semangat pendidikan yang edukatif dan transformatif. Hal ini sesuai dengan motto UNJ, yaitu “Intelligentia – Dignitas”, yang artinya mencerdaskan dan memartabatkan.
Melalui semangat pendidikan yang edukatif dan transformatif ini, diharapkan lulusan UNJ tidak hanya kompeten, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan nilai-nilai moral, etika, dan keterampilan sosial yang terbentuk pada diri lulusan UNJ.
Pendidikan yang edukatif ini merupakan pendidikan yang benar-benar memberikan nilai pembelajaran yang bermanfaat bagi para mahasiswa.
Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Ifan Iskandar menambahkan, pendidikan transformatif berkaitan dengan pendekatan pendidikan yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga mengubah cara berpikir, sikap, dan perilaku mahasiswa.
"Tujuan utamanya adalah membentuk individu yang kritis, reflektif, dan mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat. Diharapkan lulusan UNJ dapat memiliki kompetensi akademik dan profesional, berpikir kritis dan kreatif, adaptif dan fleksibel, memiliki soft skills yang kuat, berorientasi pada inovasi, dan beretika serta berkarakter baik," pungkasnya.
Kedua, prinsip sinkronisasi, yaitu sinergitas keseluruhan dari niat, proses yang dilalui hingga cara yang digunakan. Ketiga, prinsip kolaborasi, yaitu bersama-sama, gotong royong dalam mewujudkan harapan dan cita-cita.
Keempat, prinsip keberlanjutan (sustainability) yakni ketersambungan satu dengan yang lainnya, hari ini dan hari esok, maka janganlah kita memutus salah satu fitrah kehidupan ini.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ Prof. Dr. Fahrurrozi menambahkan, hal lain juga dengan perubahan UNJ menjadi PTNBH membawa semangat pendidikan yang edukatif dan transformatif. Hal ini sesuai dengan motto UNJ, yaitu “Intelligentia – Dignitas”, yang artinya mencerdaskan dan memartabatkan.
Melalui semangat pendidikan yang edukatif dan transformatif ini, diharapkan lulusan UNJ tidak hanya kompeten, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan nilai-nilai moral, etika, dan keterampilan sosial yang terbentuk pada diri lulusan UNJ.
Pendidikan yang edukatif ini merupakan pendidikan yang benar-benar memberikan nilai pembelajaran yang bermanfaat bagi para mahasiswa.
Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Ifan Iskandar menambahkan, pendidikan transformatif berkaitan dengan pendekatan pendidikan yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga mengubah cara berpikir, sikap, dan perilaku mahasiswa.
"Tujuan utamanya adalah membentuk individu yang kritis, reflektif, dan mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat. Diharapkan lulusan UNJ dapat memiliki kompetensi akademik dan profesional, berpikir kritis dan kreatif, adaptif dan fleksibel, memiliki soft skills yang kuat, berorientasi pada inovasi, dan beretika serta berkarakter baik," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :