10 Jurusan D4 Paling Ketat di SNBP 2025, Keperawatan Anestesiologi Hanya Terima 0,94% Pendaftar!
Rabu, 26 Maret 2025 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 20 Jurusan Paling Ketat di SNBP 2024, Nomor Berapa Prodi Favoritmu?
Dari data yang tersedia, Program Studi Keperawatan Anestesiologi di Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi yang paling sulit ditembus, dengan tingkat keketatan hanya 0,94%. Dari 1.279 pendaftar, hanya 12 orang yang diterima.
Dikutip dari data Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025, berikut ini 10 jurusan kuliah D4 dengan keketatan tertinggi di SNBP 2025.
Baca juga: 10 Jurusan di SNBP yang Paling Ketat Persaingannya, Nomor 1 Manajemen UPI
Baca juga: 10 Jurusan Paling Sulit Ditembus di IPB, Nomor 1 Prodinya Baru Dibuka 2 Tahun
Dari data yang tersedia, Program Studi Keperawatan Anestesiologi di Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi yang paling sulit ditembus, dengan tingkat keketatan hanya 0,94%. Dari 1.279 pendaftar, hanya 12 orang yang diterima.
Dikutip dari data Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025, berikut ini 10 jurusan kuliah D4 dengan keketatan tertinggi di SNBP 2025.
Baca juga: 10 Jurusan di SNBP yang Paling Ketat Persaingannya, Nomor 1 Manajemen UPI
Jurusan D4 dengan Keketatan Tertinggi di SNBP 2025
1. Keperawatan Anestesiologi – Universitas Sebelas Maret
Menempati posisi pertama sebagai jurusan D4 dengan tingkat keketatan tertinggi, Keperawatan Anestesiologi di Universitas Sebelas Maret (UNS) hanya menerima 12 orang dari total 1.279 pendaftar. Dengan keketatan sebesar 0,94%, jurusan ini menjadi yang paling sulit ditembus dalam SNBP 2025.2. Kebidanan – Universitas Padjadjaran
Di posisi kedua, Kebidanan di Universitas Padjadjaran juga menunjukkan persaingan ketat. Dari 558 pendaftar, hanya 8 orang yang berhasil diterima, sehingga tingkat keketatannya mencapai 1,43%.3. Administrasi Bisnis – Politeknik Negeri Bandung
Jurusan Administrasi Bisnis di Politeknik Negeri Bandung menjadi salah satu program studi vokasi dengan peminat tinggi. Tercatat 775 pendaftar bersaing untuk 13 kursi, menghasilkan tingkat keketatan sebesar 1,68%.Baca juga: 10 Jurusan Paling Sulit Ditembus di IPB, Nomor 1 Prodinya Baru Dibuka 2 Tahun
4. Farmasi – Universitas Sebelas Maret
Jurusan Farmasi di Universitas Sebelas Maret juga memiliki persaingan yang sangat ketat. Dari 702 pendaftar, hanya 14 orang yang diterima, sehingga tingkat keketatannya mencapai 1,99%.5. Teknik Informatika – Politeknik Negeri Bandung
Bidang teknologi juga tidak kalah diminati, salah satunya Teknik Informatika di Politeknik Negeri Bandung. Dengan 1.250 pendaftar dan hanya 26 orang yang diterima, keketatan jurusan ini mencapai 2,08%.6. Seni Kuliner dan Pengolahan Jasa Makanan – Universitas Negeri Jakarta
Jurusan ini semakin diminati di dunia vokasi. Tahun ini, 571 pendaftar bersaing untuk 12 kursi, menghasilkan tingkat keketatan 2,10%.7. Akuntansi – Politeknik Negeri Bandung
Persaingan ketat juga terjadi di jurusan Akuntansi di Politeknik Negeri Bandung. Dari 617 pendaftar, hanya 13 orang yang diterima, dengan keketatan sebesar 2,11%.8. Keselamatan dan Kesehatan Kerja – Universitas Sebelas Maret
Jurusan yang berfokus pada keamanan kerja ini juga memiliki peminat tinggi. Dari 988 pendaftar, hanya 24 orang yang diterima, sehingga tingkat keketatannya mencapai 2,43%.9. Tata Boga – Universitas Negeri Yogyakarta
Jurusan Tata Boga semakin diminati oleh calon mahasiswa vokasi. Tahun ini, 837 pendaftar bersaing untuk 22 kursi, sehingga tingkat keketatannya mencapai 2,63%.10. Teknik Informatika – Politeknik Negeri Jakarta
Jurusan Teknik Informatika di Politeknik Negeri Jakarta juga tidak kalah populer. Dari 1.008 pendaftar, hanya 27 orang yang diterima, dengan tingkat keketatan 2,68%.Lihat Juga :