Era Industrialisasi, UIN Perlu Membuka Politeknik

Sabtu, 05 September 2020 - 15:12 WIB
loading...
Era Industrialisasi,...
Dirjen Pendis Kemenag, Ali Ramdhani saat Focus Group Discussion Pengembangan Kelembagaan PTKI di IAIN Salatiga, Jumat (4/9). Foto/ist
A A A
JAKARTA - Universitas Islam Negeri dan perguruan tinggi berciri keagamaan Islam lainnya selama ini telah menjadi pusat pengembangan ilmu agama dan pengetahuan. Hal tersebut membuatnya melewatkan pengembangan bidang vokasi yang sebenarnya dibutuhkan dalam perkembangan era industrialisasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama, Ali Ramdhani meminta UIN, IAIN, dan perguruan tinggi keislaman lainnya tak ragu membuka jurusan vokasi untuk memenuhi kebutuhan sumberdaya manusia dalam bidang indutri terapan. "Vokasi merupakan bagian penting dari kebutuhan anak bangsa sehingga hal itu perlu diakomodir dengan membuka politeknik," katanya saat Focus Group Discussion Pengembangan Kelembagaan PTKI di IAIN Salatiga, Jumat (4/9/2020). (Baca juga: 400 Ribu Mahasiswa akan Ikut Kampus Merdeka, Anda Tertarik? )

Transformasi ilmu pengetahuan, menurut Ali Ramdhani, harus ditarik hubungan yang kongkrit dengan dunia kerja secara praktis. Apalagi selama ini industri halal telah mencapi angka kapitalisasi yang luar biasa besar baik di tingkat nasional maupun global. Menurut Bank Indonesia, pada 2023 potensi bisnis halal akan mencapai kapitalisasi sebesar USD1.8 triliun.

Selama ini IAIN masih baru mengoleksi lima fakultas yang masih berat pada keilmuan agama murni. Dalam beberapa tahun terakhir sejumlah IAIN di Indonesia telah bertranformasi menjadi UIN, namun belum ada satupun yang memperluas cakupannya hingga politeknik keagamaan. (Baca juga: 9 Perguruan Tinggi Indonesia Masuk Peringkat Dunia Versi THE 2021, UI Teratas )

Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu. Gagasan ini merupakan model baru di kalangan PTKI dan belum diterapkan dimanapun di PTKI di Indonesia.

Menurut Ramdhani, bidang-bidang seperti Keuangan Islam dan berbagai jasa keagamaanpun seperti bidang umrah, wakaf, dan lain-lain saat ini memiliki ruang ekonomi yang dahsyat.

Ke depan saat omnibus law berlaku, bidang-bidang keagamaan seperti umrah boleh diselenggarakan oleh profesional. "Mari kita menangkap tantangan dengan cara memperkokoh diri sendiri dengan kapasitas keilmuan dan skill yang memadai.
Jangan sampai orang-orang yang kompeten justru tersingkir," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
APDOVI Perkuat Kapasitas...
APDOVI Perkuat Kapasitas Dosen Vokasi untuk Cetak Lulusan Berkualitas
BINUS Career Bekali...
BINUS Career Bekali Mahasiswa dan Alumni Strategi Hadapi Dunia Kerja yang Kian Kompetitif
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Rekomendasi
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Berita Terkini
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Cerita Mutiara, Anak...
Cerita Mutiara, Anak Penjual Tahu Keliling yang Lolos ke ITB dan Raih KIP Kuliah
Wisuda XIX Indonesia...
Wisuda XIX Indonesia Banking School: Lahirkan Talenta Perbankan Digital Inklusif
Profil Pendidikan Febri...
Profil Pendidikan Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Infografis
Perlu Diwaspadai, Ini...
Perlu Diwaspadai, Ini 15 Tanda Tubuh Kelebihan Kafein
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved