Alasan Mulyono Tinggalkan UGM, Ternyata Tak Masuk Kuliah 3 Bulan karena Hal Ini
Kamis, 01 Mei 2025 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Saat menunggu menunggu pengumuman diterima atau tidaknya di UGM, Mulyono biasa bermain di rumah tantenya di Magelang. Di sana, ada juga pamannya yang berprofesi sebagai anggota TNI AD.
Selama berada di sana, Mulyono sering diajak ke kantin milik tantenya di dekat barak prajurit. Suatu hari, ia melihat sekelompok taruna ABRI yang tengah berjalan dengan gagahnya.
Sejurus, hati Mulyono tiba-tiba terpikat menjadi seorang prajurit TNI. Di samping mengabdikan diri untuk negara, ia juga terpikir masa depan adiknya jika mengambil kuliah dengan biaya yang tidak sedikit dan bisa merepotkan orang tua.
Benar saja, Mulyono membulatkan tekad untuk masuk AKABRI. Selama prosesnya, ia banyak latihan dengan pamannya yang berpangkat Sersan Dua.
Nah, saat menunggu pengumuman tes masuk AKABRI, ada kabar bahwa Mulyono diterima di Fakultas Peternakan UGM. Setelah itu, ia sempat mendaftar ulang menjadi mahasiswa baru dan menghubungi bagian akademik UGM untuk melunasi uang kuliah satu semester.
Akan tetapi, waktu itu uangnya kurang, sehingga hanya bisa mencicil setengah semester. Di samping menunggu keputusan, Mulyono juga masih berharap diterima masuk AKABRI.
Berjalan kuliah sekitar satu bulan, datang informasi dari temannya agar mengikuti tes lanjutan masuk AKABRI di Semarang. Ia kemudian berangkat sambil menunggu surat panggilan datang atas kebijaksanaan dari panitia.
Selama berada di sana, Mulyono sering diajak ke kantin milik tantenya di dekat barak prajurit. Suatu hari, ia melihat sekelompok taruna ABRI yang tengah berjalan dengan gagahnya.
Sejurus, hati Mulyono tiba-tiba terpikat menjadi seorang prajurit TNI. Di samping mengabdikan diri untuk negara, ia juga terpikir masa depan adiknya jika mengambil kuliah dengan biaya yang tidak sedikit dan bisa merepotkan orang tua.
Benar saja, Mulyono membulatkan tekad untuk masuk AKABRI. Selama prosesnya, ia banyak latihan dengan pamannya yang berpangkat Sersan Dua.
Nah, saat menunggu pengumuman tes masuk AKABRI, ada kabar bahwa Mulyono diterima di Fakultas Peternakan UGM. Setelah itu, ia sempat mendaftar ulang menjadi mahasiswa baru dan menghubungi bagian akademik UGM untuk melunasi uang kuliah satu semester.
Akan tetapi, waktu itu uangnya kurang, sehingga hanya bisa mencicil setengah semester. Di samping menunggu keputusan, Mulyono juga masih berharap diterima masuk AKABRI.
Berjalan kuliah sekitar satu bulan, datang informasi dari temannya agar mengikuti tes lanjutan masuk AKABRI di Semarang. Ia kemudian berangkat sambil menunggu surat panggilan datang atas kebijaksanaan dari panitia.
Lihat Juga :