Menulis Tangan Tingkatkan Literasi dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Kamis, 01 Mei 2025 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Dalam rangka peluncuran situs ini, SiDU juga menggelar diskusi bertajuk "Menulis Tangan untuk Peningkatan Literasi dan Kompetensi". Diskusi ini membahas pentingnya keterampilan menulis tangan dalam mendukung pengembangan literasi, berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar.
Para narasumber menekankan bahwa menulis tangan tidak hanya memperkuat aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter melalui proses reflektif.
Widyaprada Ahli Muda Ketua Subtim Kerja Penilaian Direktorat SD Kemendikdasmen Yohan Rubiyantoro menyampaikan, manfaat menulis tangan riil dan konkrit untuk pendidikan lebih lanjut, pekerjaan, dan karier.
“Maka sebagai bagian dari enam program prioritas Kemendikdasmen saat ini sedang didesain bersama bagaimana membudayakan menulis tangan dari level Sekolah Dasar.”
Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Astin Julaikha, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang SD Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang menyampaikan, “Kehilangan kemampuan menulis tangan sudah mendesak sehingga akan segera digiatkan kembali oleh Pemda.”
Sementara, Nining Sukamah, Kepala Sekolah Muhammadiyah 1 menyampaikan upaya yang sudah dilakukan di sekolah untuk meningkatkan literasi di sekolahnya. Ibu Nining mengapresiasi Akademi Ayo Menulis yang sudah melihat peningkatan signifikan setelah anak- anak menggunakan modul-modul yang diberikan. Pesan menarik dari Nining “Jika ingin mengenal dunia, membacalah. Jika ingin dikenal dunia, menulislah.”
Para narasumber menekankan bahwa menulis tangan tidak hanya memperkuat aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter melalui proses reflektif.
Widyaprada Ahli Muda Ketua Subtim Kerja Penilaian Direktorat SD Kemendikdasmen Yohan Rubiyantoro menyampaikan, manfaat menulis tangan riil dan konkrit untuk pendidikan lebih lanjut, pekerjaan, dan karier.
“Maka sebagai bagian dari enam program prioritas Kemendikdasmen saat ini sedang didesain bersama bagaimana membudayakan menulis tangan dari level Sekolah Dasar.”
Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Astin Julaikha, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang SD Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang menyampaikan, “Kehilangan kemampuan menulis tangan sudah mendesak sehingga akan segera digiatkan kembali oleh Pemda.”
Sementara, Nining Sukamah, Kepala Sekolah Muhammadiyah 1 menyampaikan upaya yang sudah dilakukan di sekolah untuk meningkatkan literasi di sekolahnya. Ibu Nining mengapresiasi Akademi Ayo Menulis yang sudah melihat peningkatan signifikan setelah anak- anak menggunakan modul-modul yang diberikan. Pesan menarik dari Nining “Jika ingin mengenal dunia, membacalah. Jika ingin dikenal dunia, menulislah.”
Lihat Juga :